Wamenkeu Juda Agung Ungkap Arah Fiskal 2027 dan Target 6 Persen
Kebijakan fiskal 2027 tetap pro-growth dengan target pertumbuhan 6% dan defisit 2,4% PDB, namun pemerintah menjaga kehati-hatian fiskal.
Petugas menata kardus-kardus berisi naskah Ujian Nasional Sekolah Dasar (UN SD) sebelum dimasukkan ke gudang penyimpanan sementara di Mapolres Tulungagung, Jawa Timur, Selasa (12/5/2015). UN SD yang secara nasional bakal digelar serentak Senin (18/5/2015) hingga Rabu (20/5/2015) pekan depan, di daerah tersebut akan diikuti 17.001 siswa di 763 SD dan madrasah ibtidaiyah. (JIBI/Solopos/Antara/Destyan Sujarwoko)
Ujian SD 2015 di Jogja berjalan tertib.
Harianjogja.com, JOGJA-Pelaksanaan Ujian Sekolah Daerah (USDA) di Jogja berjalan lancar. Sekalipun, terdapat satu orang siswa yang mengikuti ujian di rumah sakit dan dua orang siswa tidak hadir karena sakit.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Jogja Edy Heri Suasana mengatakan secara keseluruhan pelaksanaan ujian berjalan lancar dan tertib. "Secara teknis, pencetakan naskah soal dan penggunaan kertas juga bagus," ujarnya, Senin (18/5/2015).
Terkait siswa yang mengikuti ujian di rumah sakit, terangnya, didahului dengan persetujuan dari dokter rumah sakit, kemudian soal dikirim ke rumah sakit oleh penyelenggara dan diawasi oleh pengawas ruang yang ditunjuk berdasarkan surat tugas.
"Jadi dipastikan semua berjalan dengan prosedur," tutur Edy.
Ia menyebutkan USDA di Jogja diikuti 7.356 siswa. Pengamanan soal, terangnya, dilakukan setiap hari selama 24 jam sejak Jumat sampai Rabu (15-20/5) dengan melibatkan unsur UPT Pengelola TK-SD, tim dari kepala SD, aparat keamanan, dan dipantau oleh Disdik Jogja.
Kepala SDN Demangan Baru Haryanto mengakui pelaksanaan USDA tahun ini lebih tertib. Salah satu tolok ukurnya, tidak ada satu pun siswa yang absen selama delapan kali latihan USDA.
"Hari ini saat pelaksanaan juga seluruh siswa ikut," imbuhnya. Haryanto menyebutkan siswa kelas VI di sekolahnya berjumlah 83.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebijakan fiskal 2027 tetap pro-growth dengan target pertumbuhan 6% dan defisit 2,4% PDB, namun pemerintah menjaga kehati-hatian fiskal.
LPS mencatat tiga BPR di DIY dicabut izin usahanya. Klaim penjaminan simpanan yang dibayarkan mencapai Rp58,51 miliar.
Disdikpora Kota Jogja mencatat kekurangan 71 guru SD dan SMP pada 2026. Kebutuhan sementara dipenuhi melalui berbagai skema, termasuk dana BOS.
BPK menemukan masalah pengelolaan keuangan negara senilai Rp49,28 triliun. Sebesar Rp1,80 triliun telah dikembalikan selama pemeriksaan.
Ketua Komisi A DPRD DIY dari Fraksi PDI Perjuangan Eko Suwanto menyoroti tren penurunan signifikan dana transfer dari pemerintah pusat ke daerah atau TKD.
Tiket MotoGP Mandalika 2026 habis terjual di semua kategori, termasuk royal box. Penyelenggara memastikan tidak menambah kuota tiket.