New York Dukung Jakarta Terbitkan Obligasi Rp5,6 Triliun
New York mendukung rencana Jakarta menerbitkan obligasi daerah Rp5,6 triliun pada 2027 untuk membiayai pembangunan infrastruktur.
dokumen
Harianjogja.com, JOGJA- Hujan abu vulkanik erupsi Gunung Kelud menyelimuti Jogja. Tebalnya abu vulkanik tersebut menyebabkan timbulnya kecelakaan lalu lintas di jalanan. Masyarakat diimbau berhati-hati dan jangan mengebut.
Kepala Humas RSUP Sardjito Trisno Heru Nugroho mengatakan, setidaknya hingga Jumat (14/2/2014) pagi ini terdapat tiga orang dilarikan ke Unit Gawat Darurat (UGD) RSUP Sardjito lantaran kecelakaan di jalan.
"Ada tiga orang korban yang dirawat di UGD. Mereka mengalami kecelakaan karena tidak pandangan mereka terhalang abu vulkanik di jalanan," ujar Heru saat ditemui di kantornya, Jumat (14/2/2014).
Ketiga korban yang dirawat di UGD, masing-masing Ponijem, 36 warga Sentolo mengalami kecelakaan di jalan Wates-Jogja. Akibat kecelakaan itu, Ponijem mengalami patah rahang. Korban lainnya adalah Muh. Cahyo, 24 yang mengalami kecelakaan di jalan Kaliurang Sleman. Cahyo mengalami patah kaki di tulang keringnya.
"Terakhir, Arum, 20, mengalami kecelakaan depan Ambarukmo Plaza, gigi korban patah. Kami mengimbau agar berhati-hati di jalan," tutup Heru.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
New York mendukung rencana Jakarta menerbitkan obligasi daerah Rp5,6 triliun pada 2027 untuk membiayai pembangunan infrastruktur.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 24 September 2026 lengkap dengan 15 perjalanan, waktu keberangkatan, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 24 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Kenali enam pemain baru 5cm: Revolusi Hati. Roman King memerankan Zafran muda dalam prekuel film 5 cm yang dijadwalkan tayang akhir 2026.
DPRD Sleman mengingatkan potensi dampak jalan tol terhadap kunjungan wisatawan. Pemkab diminta memperkuat destinasi dan memperbanyak event pariwisata.
DPRD Bantul mengingatkan pengelolaan KDMP perlu pengawasan, manajemen yang kuat, dan produk lokal agar tak mengulang persoalan KUD.