Ditlantas Polda DIY: Pengemudi Taksi Jangan Main Hakim Sendiri
Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta meminta tidak ada aksi main hakim sendiri antara pengemudi taksi konvensional dan taksi berbasis aplikasi
JAKARTA-Lima mobil mewah yang diduga terkait pencucian uang Luthfi Hasan Ishaaq telah disegel Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Rencananya, satu hingga dua hari ke depan, mobil-mobil tersebut akan dilakukan penyitaan dan dibawa ke KPK.
"Yang jelas satu, dua hari ke depan," kata Abraham, di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Kamis (9/5).
Abraham pun sempat menyindir PKS. Sebagai partai yang sadar akan hukum, PKS pasti akan menghormati proses penyitaan yang dilakukan KPK.
"Kalau memahami hukum, harus mematuhi hukum. Sebagai partai dengan kesadaran hukum, PKS harus menghormati hukum," ujar Abraham.
Menurut Abraham, tak ada kompromi untuk pelaku korupsi. "Kita terus melakukan upaya penyitaan, sekarang sudah dilakukan pembredelan. Kedepan akan dilakaukan upaya refresif," ungkap Abraham.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta meminta tidak ada aksi main hakim sendiri antara pengemudi taksi konvensional dan taksi berbasis aplikasi
Summer Program UAJY 2026 hadirkan kolaborasi mahasiswa internasional dengan tema waste management dan pertukaran budaya di Jogja.
Harga emas Antam turun Rp13.000 jadi Rp2.785.000 per gram hari ini. Cek daftar lengkap harga emas Antam, UBS, dan Galeri24 terbaru.
Harper Malioboro Yogyakarta donasikan 3 kambing kurban ke dua masjid sekitar. Wujud kepedulian sosial di Iduladha 1447 H.
Pemkot Jogja larang plastik saat Iduladha 2026. Warga diminta pakai besek dan wadah ramah lingkungan untuk kurangi sampah.
Muhammadiyah tegaskan kurban sebagai perekat sosial di Idul Adha 2026. Sebanyak 20 sapi didistribusikan untuk masyarakat membutuhkan.