Prabowo Minta TNI Utamakan Prestasi, Bukan Senioritas
Prabowo meminta TNI mengutamakan sistem prestasi, bukan sekadar senioritas, serta memperkuat sinergi lintas lembaga dan penguasaan teknologi.
Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Moeldoko saat menerima kunjungan tim Bisnis Indonesia, di Kantor Staf Presiden Jakarta, Jumat (6/4/2018)./Bisnis Indonesia-Dwi Prasetya
Harianjogja.com, JAKARTA - Pernyataan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) tentang posko Prabowo-Sandiaga yang berhadapan dengan posko Jokowi-Ma\'ruf mendapat tangggapan dari Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
Koordinator Juru Bicara, Dahnil Anzar Simanjuntak mempertanyakan sikap Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf, Moeldoko yang mengomentari posko Prabowo-Sandi di Solo, Jawa Tengah.
Menurutnya komentar Moeldoko yang menyebut posko Prabowo-Sandi di Solo merusak pemandangan, kurang tepat, mengingat posisinya sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP).
"Pak Moeldoko timses capres atau KSP sih? Nanggapi kerja-kerja kampanye," kata Dahnil saat dikonfirmasi, Sabtu (12/1/2019).
Sebagai pejabat pemerintahan, lanjut Dahnil, Moeldoko lebih baik fokus dalam menyelesaikan tugas negara, bukan mengurus kampanye. "Tak elok sibuk menanggapi kontestasi Pilpres," ujarnya.
Dahnil menilai komentar Moeldoko tentang posko Prabowo-Sandi sebagai kemunduran nilai-nilai kesopanan (fatsoen) dari seorang pejabat negara.
"Saya menemukan fakta fatsoen kenegaraan yang mengalami penurunan drastis, tidak ada lagi keteladanan dari pejabat publik, semua batas-batas etika tugas kenegaraan dan politik praktis dicampur adukkan," tukasnya.
Sebelumnya, Moeldoko mengomentari posko Prabowo-Sandi yang dibangun dekat rumah Presiden Joko Widodo di Solo. Sebagai bagian dari timses Jokowi, Moeldoko mengaku tak khawatir dengan adanya posko itu.
“Cuma ganggu pemandangan saja," ujar Moeldoko sembari tertawa saat ditanya wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat 11 Januari kemarin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Prabowo meminta TNI mengutamakan sistem prestasi, bukan sekadar senioritas, serta memperkuat sinergi lintas lembaga dan penguasaan teknologi.
PIHPS mencatat harga cabai rawit merah Rp114.000 per kg dan telur ayam ras Rp31.550 per kg pada 6 Oktober 2026.
Pembangunan RTH eks Parkir Abu Bakar Ali dimulai dan ditargetkan rampung Desember 2026 dengan konsep perpaduan hutan dan taman kota.
Ledakan di Ruko San Antonio, Pakuwon City, Surabaya, menyebabkan lima orang terluka dan sedikitnya 20 bangunan mengalami kerusakan.
Redaksi kembali menghadirkan rangkuman Top Ten News Harianjogja.com edisi Selasa (6/10/2026) yang merangkum isu paling hangat dan strategis.
Lebih dari 2.000 pelajar dari 40 sekolah mengikuti Karnaval Pelajar Mantrijeron untuk memeriahkan HUT ke-270 Kota Jogja.