Rusia Perketat Kerahasiaan Data Energi, Ini Informasi yang Dibatasi
Putin membatasi pengungkapan data minyak dan energi Rusia, termasuk harga, pembeli, rute pengiriman, hingga kapasitas kilang.
Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto (tengah) didampingi Amien Rais (dua dari kanan), Hanafi Rais (dua dari kiri), Dahni Ahzar (kiri), dan Bupati Sleman Sri Purnomo (kanan) pada acara silaturahmi Prabowo dengan warga Muhammadiyah Sleman, Rabu (28/11/2018) di Hotel Prima SR, Sleman./Harian Jogja-Yogi Anugrah)
Harianjogja.com, JAKARTA- Hasil survei yang dirilis Indikator Politik Indonesia menunjukan elektabilitas pasangan Capres - Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno kalah dari pasangan Joko Widodo atau Jokowi - Ma\'ruf Amin di Pilpres 2019 dengan selisih 20%.
Melihat hal ini, Badan Pemenangan Nasional (BPN) langsung bersikap cepat untuk mengerahkan kekuatan. Wakil Ketua BPN Prabowo - Sandiaga, Mardani Ali Sera mengatakan, pihaknya akan melipat-gandakan kekuatan di sisa waktu tiga bulan jelang Pilpres yang akan berlansung 17 April mendatang.
"Tidak ada cara lain kecuali menyapa, dan Sandi dalam tiga bulan ini sudah 1.000 titik, dan akan melipat gandakannya pada sampai 17 April. Prabowo juga sekarang mulai speed up [menaikkan kecepatan]," kata Mardani di Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (8/1/2019).
Caleg DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) DKI Jakarta 1 itu menjelaskan, target BPN saat ini adalah menjaring suara dari masyarakat yang masih abu-abu atau belum menentukan pilihan.
Cara lain yang akan dilakukan BPN untuk menarik suara masyarakat adalah, menyiapkan Prabowo - Sandiaga dalam debat capres-cawapres yang akan digelar pada 17 Januari 2019 di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan.
"Kalau kami tampil baik dan pastikan bisa reach out sebanyak mungkin di dalam debat. nanti biarkan masyarakat pemilih yang memutuskan dan menilai. yang penting prabowo sandi do the best. paparkan cintanya yang besar kepada masyarakat," jelas Mardani.
Survei terbaru Indikator Politik Indonesia pada Selasa (8/1/2019) atau sembilan hari jelang debat capres menunjukkan elektabilitas pasangan Jokowi - Maruf Amin unggul dengan raihan suara 54,9 persen, pasangan Prabowo - Sandiaga meraih suara 34,8 persen. Dengan 1,1 persen golput dan 9,2 persen tidak menjawab.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Putin membatasi pengungkapan data minyak dan energi Rusia, termasuk harga, pembeli, rute pengiriman, hingga kapasitas kilang.
Rusia memperingatkan NATO bahwa aktivitas militer di sekitar Kaliningrad meningkatkan risiko konflik bersenjata langsung.
Dinsos PPPA Kulonprogo menemukan pensiunan ASN menerima bansos. Penerima yang tidak layak diminta sadar dan dapat diganti sesuai kondisi.
Dinkes Bantul memastikan belum ada temuan influenza A hingga 29 September 2026 meski terdapat laporan 24 kasus di DIY.
MK menyatakan permohonan hak mempertahankan nomor HP saat berganti operator atau MNP tidak dapat diterima karena dinilai kabur.
Disdik Sleman menyebut laporan SD Negeri Ledoknongko tidak mencantumkan siswa sebagai ABK, berbeda dengan informasi awal kepolisian.