Polri Usut Beras Fortifikasi, 5 Merek Diduga Tak Sesuai Label
Polri mengusut dugaan beras fortifikasi tak sesuai label pada lima merek. Sebanyak 1.194 kemasan disita dengan nilai Rp155,2 juta.
Kondisi KM Makmur usai ditabrak kapal tanker di perairan perbatasan Indonesia-Singapura./Ist-Okezone
Harianjogja.com, BATAM -KM Makmur berbendera Indonesia yang bertabrakan dengan kapal tanker Breeze berbendera Panama di Perairan OPL Timur atau sekitar 3 mil dari Pulau Nipah, Kepulauan Riau (Kepri), Senin (10/12/2018) sekitar pukul 02.15 dini hari. Akibatnya, 11 orang korban dievakuasi ke Tuas, Singapura.
Tabrakan kedua kapal ini terjadi di Perairan perbatasan Indonesia-Singapura. Kejadian bermula ketika KM Makmur diduga ditabrak oleh kapal tanker Breeze berbendera Panama yang berlayar dari Singapura menuju India melalui OPL Barat. Saat itu, KM Makmur tengah berlayar dari arah Singapura menuju Thailand.
Akibat tabrakan tersebut, KM Makmur yang mengangkut sembako, tenggelam. Sedangkan 11 awak kapal terpaksa dievakuasi ke daerah Tuas, Singapura oleh Marine Police Singapore untuk mendapatkan penanganan medis. Dari total 11 orang korban, empat orang di antaranya mengalami luka serius.
Direktur Polisi Air dan Udara (Dir Polairud) Polda Kepri, Kombes Benyamin Sapta yang dikonfirmasi membenarkan kejadian tabrakan tersebut. "Memang benar, kejadiannya di OPL Timur," ujarnya melalui pesan singkat.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Kepri Kombes S. Erlangga mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Danlanal TNI AL guna penyelidikan atas laka laut tersebut. Hal ini dilakukan mengingat laka laut terjadi di Perairan OPL sehingga TNI AL memiliki kewenangan untuk penyelidikan tersebut. "Nanti Danlanal TNI AL dan Konjen akan berkoordinasi dengan pihak Singapura terkait 11 korban ini. Kebetulan 11 korban adalah WNI," katanya.
Saat disinggung terkait dugaan KM Makmur yang ditabrak oleh kapal tanker Breeze, Erlangga mengaku bahwa hal tersebut harus melalui penyelidikan terlebih dahulu. "Itu kewenangan TNI AL. Nanti mereka yang akan mendalami penyebab tabrakan tersebut," kata Erlangga lagi.
Sementara itu, Kapal Tanker Breeze berbendera Panama ini telah diamankan di Selat Malaka. "Penanganan saat ini masih di tangan pihak Singapura," ujar Erlangga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Polri mengusut dugaan beras fortifikasi tak sesuai label pada lima merek. Sebanyak 1.194 kemasan disita dengan nilai Rp155,2 juta.
Madura United vs Persib berlangsung Kamis malam. Simak jadwal, siaran langsung, prediksi susunan pemain, rekor pertemuan, dan peluang kedua tim.
DPRD Bantul mulai merevisi Peraturan Daerah (Perda) No. 4/2018 tentang Penyelenggaraan Ketenteraman dan Ketertiban Umum Masyarakat.
Apple merekrut insinyur modem 6G untuk mengembangkan teknologi seluler generasi berikutnya. Jaringan 6G diperkirakan hadir sekitar 2030.
Xbox Project Helix diproyeksikan berharga hingga Rp32,3 juta. Simak penyebab kenaikan harga dan perkiraan jadwal peluncurannya.
Angin kencang menghambat pemadaman karhutla Gunung Lawu. Tim gabungan memperkuat sekat api untuk melindungi hutan dan objek wisata.