Marc Marquez Dibayangi Kutukan Mandalika Jelang GP Indonesia
Marc Marquez menghadapi GP Indonesia 2026 dengan bayang-bayang kutukan Mandalika dan persaingan ketat perebutan gelar juara dunia MotoGP.
Tangkapan layar video belasan siswa SD di Sukabumi dihukum merokok oleh sekolah. /Ist via Suara.com
Harianjogja.com, SUKABUMI- Bukannya memberikan hukuman yang mendidik, guru di sebuah SD di Kabupaten Sukabumi Jawa Barat menghukum siswanya dengan menyuruh merokok.
Video tentang peristiwa itu menjadi viral menyebar melalui aplikasi WhatsApp berisi rekaman sejumlah siswa SD yang dihukum oleh pihak sekolah, lantaran ketahuan merokok.
Dalam video yang berdurasi 1 menit 30 detik itu, tampak sejumlah siswa SD berseragam Pramuka sedang merokok di ruangan. Terdengar juga riuh suara anak-anak yang menertawakan mereka.
Bukan tanpa sebab, beberapa siswa SD tersebut tengah menjalani hukuman oleh pihak sekolah karena ketahuan merokok. Tanpa canggung, mereka mengisap rokok di depan guru dan teman-temannya.
Video tersebut tersebut diketahui terjadi di SD negeri Kecamatan Cibadak yang direkam pada tanggal 3 November 2018.
Tak ayal, video itu menimbulkan berbagai kecaman dari orang tua siswa maupun masyarakat.
Kepala SD ngeri tersebut, berinisial TM, membenarkan siswa dalam video adalah muridnya. Mereka tengah menjalani hukuman karena ketahuan merokok.
"Awalnya ada laporan dari guru, ada anak kelas enam yang ketahuan merokok. Lalu saya minta mereka dikumpulkan ke kantor," kata TM, Rabu (7/11/2018).
Setelah dikumpulkan, siswa SD yang berjumlah 11 anak itu diberi hukuman mengisap rokok yang telah disediakan.
Ia berdalih hukuman itu untuk mengetes siswanya sambil di dokumentasikan untuk diberikan kepada orang tua masing-masing siswa.
"Tadinya sebagai suatu pembelajaran, saya ingin anak-anak lebih baik. Hari itu juga ada orangtua siswa yang datang marah-marah," jelasnya.
Kepala Seksi Kesiswaan SD Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sukabumi, Maman Supratman menyesalkan adanya kejadian tersebut. Ia berharap agar kejadian itu tidak terulang khususnya di wilayah Kabupaten Sukabumi.
"Turut prihatin atas kejadian ini. Kami akan melakukan pengecekan kesehatan siswa yang dihukum merokok ke dinas kesehatan. Ini baru kali pertama terjadi, mudah-mudahan tidak ada lagi sekolah-sekolah yang menerapkan kasus seperti itu," ucap Maman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Marc Marquez menghadapi GP Indonesia 2026 dengan bayang-bayang kutukan Mandalika dan persaingan ketat perebutan gelar juara dunia MotoGP.
Tak punya paklaring? Klaim JHT BPJS Ketenagakerjaan tetap bisa diajukan dengan dokumen tertentu. Cek syarat dan cara klaimnya.
Terlalu banyak minum teh dapat memicu sejumlah keluhan. Simak 13 dampaknya, dari gangguan tidur hingga penyerapan zat besi.
1 Oktober 2026 memperingati sejumlah hari penting, dari Hari Kesaktian Pancasila, Hari Kopi Internasional, hingga Hari Lansia Internasional.
Prakiraan cuaca Jogja Kamis 1 Oktober 2026 mayoritas berawan. Cek suhu, kelembapan, dan kondisi cuaca tiap kecamatan.
BPBD DIY memperpanjang siaga darurat kekeringan hingga akhir November 2026 dan mengusulkan pembangunan sumur bor ke BNPB.