Tim Sparta Amankan 7 Muda-Mudi Pesta Miras di Taman Kampus ISI Solo
Tim Sparta Polresta Solo mengamankan tujuh muda-mudi yang mengonsumsi ciu sambil bernyanyi di Taman Kampus ISI Solo.
Foto udara rumah-rumah warga yang hancur akibat gempa 7,4 skala Richter di Perumnas Balaroa, Palu, Sulawesi Tengah, Senin (1/10). /Antara-Hafidz Mubarak
Harianjogja.com, SURABAYA-Tim Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB memperkirakan kerugian dan kerusakan akibat bencana di Sulawesi Tengah mencapai lebih dari Rp13,82 triliun. Hal itu diungkapkan Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho.
"Untuk membangun kembali daerah terdampak bencana pada masa rehabilitasi dan rekonstruksi, BNPB memperkirakan akan memerlukan anggaran lebih dari Rp10 triliun," kata Sutopo melalui pesan tertulis yang diterima di Surabaya, Minggu (21/10/2018).
Sutopo mengatakan Tim Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB terus melakukan pendataan dan kajian cepat untuk menghitung dampak bencana. Perkiraan kerugian dan kerusakan mencapai Rp13,82 triliun itu berdasarkan perhitungan sementara berdasarkan data hingga Minggu. Diperkirakan dampak kerugian dan kerusakan akibat bencana akan bertambah karena data yang digunakan adalah data sementara.
Meskipun bukan tugas yang mudah dan ringan, Sutopo menyatakan pemerintah pusat dan daerah siap membangun kembali Sulawesi Tengah dengan prinsip membangun lebih baik dan lebih aman.
Menurut Sutopo, dampak ekonomi mencapai Rp13,82 triliun meliputi kerugian Rp1,99 triliun dan kerusakan mencapai 11,83 triliun. Kerugian merupakan arus ekonomi yang terganggu akibat bencana, sedangkan kerusakan adalah nilai kerusakan fisik.
"Banyak bangunan dan infrastruktur yang hancur akibat gempa, tsunami dan likuifaksi yang terjadi di empat wilayah di Sulawesi Tengah, yaitu Kota Palu, Kabupaten Donggala, Kabupaten Sigi dan kabupaten Parigi Moutong," jelasnya.
Kerugian dan kerusakan akibat bencana meliputi lima sektor pembangunan yaitu permukiman mencapai Rp7,95 triliun, infrastruktur Rp701,8 miliar, ekonomi produktif Rp1,66 triliun, sosial Rp3,13 triliun dan lintas sektor mencapai Rp378 miliar.
Sutopo mengatakan kerusakan yang terdata sementara meliputi 68.451 unit rumah, 327 unit rumah ibadah, 265 unit sekolah, 78 unit perkantoran, 362 unit toko, 168 titik jalan retak, tujuh unit jembatan dan sebagainya.
"Dampak kerugian dan kerusakan di sektor permukiman paling besar karena dampak bencana yang luas dan masif. Hampir semua bangunan di sepanjang pantai di Teluk Palu rata dengan tanah dan rusak berat," katanya.
Terjangan tsunami dengan ketinggian antara 2,2 meter hingga 11,3 meter dengan landasan terjauh mencapai hampir 0,5 km telah menghancurkan permukiman.
Begitu juga dengan amblesan dan pengangkatan permukiman di Balaroa, likuifaksi yang menenggelamkan permukiman di Petobo, Jono Oge dan Sibalaya telah menyebabkan ribuan rumah hilang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Tim Sparta Polresta Solo mengamankan tujuh muda-mudi yang mengonsumsi ciu sambil bernyanyi di Taman Kampus ISI Solo.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 27 September 2026 dari Palur menuju Jogja/Tugu tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 27 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
DPRD Gunungkidul menegaskan Perubahan APBD 2026 harus berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar besarnya anggaran.
HP mulai bermasalah? Kenali tanda pada layar, baterai, dan suhu sebelum memutuskan mengganti perangkat.
Bangun siang bisa memengaruhi ritme sirkadian, jadwal tidur, konsentrasi, suasana hati, hingga rutinitas harian. Ini 13 dampaknya.