Prabowo Minta TNI Utamakan Prestasi, Bukan Senioritas
Prabowo meminta TNI mengutamakan sistem prestasi, bukan sekadar senioritas, serta memperkuat sinergi lintas lembaga dan penguasaan teknologi.
Sejumlah bangunan ambruk akibat gempa di Palu, Sulawesi Tengah , Sabtu (29/9/2018)./ANTARA FOTO/BNPB
Harianjogja.com, PALU-Untuk mendapatkan bahan bakar minyak di sejumlah SPBU, korban gempa bumi di Kota Palu, Kabupaten Donggala dan Sigi, Sulawesi Tengah antre hingga 24 jam.
"Saya sudah antre sejak jam 10 pagi kemarin [Senin, 1/10]. Hari ini [Selasa], sudah mau jam 11 siang kami belum terlayani juga," kata Adip Ridwan, warga Jalan Kedondong, Palu, Selasa (2/10/2018).
Adip dan keluarganya saat ini mengungsi ke Birobuli, Palu Selatan, karena rumah keluarganya di Jalan Kedondong dan Palola rusak berat sehingga tidak layak lagi dihuni.
Untuk memenuhi kebutuhan kendaraan dan penerangan listrik, Adip terpaksa harus mengantre di SPBU Tanah Runtuh karena dari sejumlah SPBU di Kota Palu hanya SPBU itu yang melayani penjualan dengan jumlah terbatas.
Selama antrean, Adip dan ratusan pengantre lainnya terpaksa makan dan tidur di dekat SPBU, sebab jika meninggalkan lokasi dipastikan akan memulai lagi dari awal antrean tersebut.
Antrean panjang tersebut terjadi karena pasokan bahan bakar minyak(BBM) dari provinsi tetangga belum tiba sehingga pelayanan terhenti.
"Kemarin katanya minyak akan tiba dari Gorontalo pukul 21.00 WITA. Informasi berubah lagi ke pukul 24.00. Tapi sampai menjelang siang ini minyak belum juga tiba," katanya.
Hal yang sama juga dirasakan Dirwan, warga Kabonena. Dia bahkan mengikuti antrean di SPBU sudah lebih dari 24 jam.
"Kalau tidak ada BBM, maka kita tidak bisa makan, karena harus menyedot air untuk pakai masak dan mencuci. Dan itu memanfatkan bensin," katanya.
Dia mengatakan, warga korban gempa ini sangat membutuhkan BBM, khususnya premium/pertalite untuk kebutuhan kendaraan dan penerangan.
"Bahan bakar sekarang sudah menjadi bahan pokok. Tidak ada BBM kita tidak bisa jalan cari yang lain untuk kebutuhan di pengungsian," katanya.
Dirwan mengatakan selain untuk mencari kebutuhan pokok selama di pengungsian, kendaraan juga digunakan mengangkut sebagian barang-barang penting yang masih bisa diselamatkan dari rumah ke tempat yang lebih aman karena umumnya rumah penduduk sudah rusak akibat amukan bumi.
"Harapan kami ke pemerintah bagaimana agar BBM bisa tersedia," katanya.
Pascagempa seluruh SPBU di Kota Palu berhenti beroperasi sehingga kebutuhan masyarakat akan BBM tidak terlayani.
Sebagian besar SPBU terpaksa dibongkar warga dan mengambil BBM yang masih tersisa di tangki-tangki penimbunan di SPBU tersebut.
Pengambilan BBM tersebut dilakukan warga dengan caranya sendiri seperti menimba menggunakan wadah botol. Sebagian dilakukan dengan cara menggunakan mesin penyedot. Warga kemudian antri memasang jerigen mereka untuk mendapatkan jatah BBM.
Sebagian SPBU seperti SPBU Tanah Runtuh dan SPBU Maluku sejak hari ketiga pascagempa akhirnya melayani masyarakat dengan jatah yang terbatas.
Kebutuhan BBM juga mendesak untuk pemerintah daerah karena kepentingan operasional seperti distribusi bantuaN dan pencarian korban yang tertimbun bangunan atau tanah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Prabowo meminta TNI mengutamakan sistem prestasi, bukan sekadar senioritas, serta memperkuat sinergi lintas lembaga dan penguasaan teknologi.
Jadwal KA Bandara YIA Selasa 6 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya. Cek jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 6 Oktober 2026 dari Palur ke Jogja/Tugu tersedia 12 perjalanan. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 6 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif KRL sebesar Rp8.000.
Bimbel gratis di Prawirodirjan digelar lima kali sepekan untuk meningkatkan kemampuan belajar anak dan memperluas akses pendidikan.
Prabowo rayakan kemenangan Indonesia atas Thailand di FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menang 4-2 lewat adu penalti di SUGBK.