OPINI: Apoteker Masa Depan Tidak Cukup Hanya Pintar tentang Obat
Pendidikan farmasi perlu menyiapkan apoteker masa depan yang kuat dalam ilmu, kolaborasi, literasi digital, AI, inovasi, kepemimpinan, dan perspektif One Health
Ilustrasi banjir. (Bisnis-Paulus Tandi Bone)
Harianjogja.com, NGAWI—Mendekati musim hujan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, kini menggelar simulasi tanggap bencana di wilayah rawan banjir guna mengedukasi masyarakat dalam hal penanganan bencana alam.
Kepala Bidang Kesiapsiagaan BPBD Ngawi Suyanto mengatakan simulasi digelar di Desa Purwosari, Kecamatan Kwadungan, Ngawi, yang merupakan daerah langganan banjir akibat Sungai Bengawan Madiun yang meluap.
"Simulasi ini untuk mengantisipasi timbulnya banjir besar pada musim hujan mendatang. Hal itu menyusul kondisi alam dan hutan saat ini yang semakin parah," ujar Suyanto kepada wartawan, Rabu (13/9/2018).
Selain simulasi, pihaknya juga menyiagakan tim desa tanggap bencana (Destana) untuk penanganan dan kesiapsiagaan dalam mengevakuasi korban bencana.
Suyanto menambahkan selain antisipasi bencana banjir, pihaknya juga menyiagakan tim Destana di daerah lereng Gunung Lawu.
Hal itu untuk mengantisipasi potensi terjadinya bencana banjir bandang dan tanah longsor di lereng Lawu yang hutannya rusak parah akibat kebakaran.
Dia meminta warga yang tinggal di lokasi rawan bencana, khususnya di daerah aliran sungai dan lereng Gunung Lawu, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana.
"Terlebih saat musim hujan mendatang. Kewaspadaan harus mulai diajarkan sedari dini, agar pada saat terjadi bencana tidak panik dan mampu bertindak dalam kondisi darurat," katanya.
Suyanto menambahkan pengetahuan tentang kesiapsiagaan dan penanganan bencana sangatlah penting. Sebab, semakin tinggi kesadaran masyarakat dalam antisipasi dan penangulangan bencana, maka semakin minim jumlah korban yang diderita.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
Pendidikan farmasi perlu menyiapkan apoteker masa depan yang kuat dalam ilmu, kolaborasi, literasi digital, AI, inovasi, kepemimpinan, dan perspektif One Health
KPK memanggil Menteri ATR/BPN Nusron Wahid sebagai saksi kasus dugaan korupsi pengurusan HGB PT Summarecon Agung di Kabupaten Bogor.
Pemkab dan DPRD Bantul memperkuat edukasi perda bagi siswa SMP untuk mencegah minuman beralkohol, narkoba, dan persoalan sosial sejak dini.
BMKG menyebut gempa M5,0 di Lombok Barat dipicu deformasi batuan dalam lempeng. Guncangan terasa hingga Bali dan tidak berpotensi tsunami.
Jadwal KSPN Jogja Rabu 7 Oktober 2026 dari Malioboro ke Obelix Sea View dan Pantai Drini, dengan tarif mulai Rp12.000.
Seniman lintas negara terdiri Indonesia, Malaysia, dan Singapura berkolaborasi menghadirkan dua pertunjukan tentang warisan budaya bersama di Yogyakarta.