Bulog Siapkan 93.782 Ton Beras untuk Korban Gempa NTT
Bulog menyiagakan 93.782 ton beras untuk penanganan gempa NTT, termasuk kebutuhan korban, masa tanggap darurat, dan bantuan pangan tiga bulan.
Sandiaga Uno saat berkunjung ke Pasar Beringharjo, Kamis (30/8/2018). /Harian Jogja-Irwan A. Syambudi
Harianjogja.com, JAKARTA-Wacana yang diajukan sejumlah tokoh koalisi parpol pendukung Prabowo-Sandiaga soal debat capres menggunakan Bahasa Inggris mendapat tanggapan dari Sandiaga Uno. Ia menilai hal tersebut tidak diperlukan mengingat Bahasa Indonesia merupakan bahasa nasional.
Menurut Sandiaga Uno, sebagian masyarakat Indonesia lebih mengerti Bahasa Indonesia ketimbang Bahasa Inggris.
"Saya rasa tidak perlu ya [debat Bahasa Inggris]. Ini pendapat pribadi saya, bahwa bahasa kita adalah Bahasa Indonesia. Bahasa yang dimengerti 100 persen oleh orang Indonesia," kata Sandiaga Uno di kolam renang Bulungan, Jakarta Selatan, Jumat (14/9/2018).
Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu menilai, jika debat capres menggunakan Bahasa Inggris, banyak pesan yang disampaikan tak sepenuhnya diterima oleh sebagian rakyat Indonesia. Hal tersebut lantaran tak semua masyarakat Indonesia bisa mengerti apabila disampaikan dengan Bahasa Inggris.
"Bahasa Inggris ya ada yang mengerti, tapi kita kan ingin menjangkau seluruh rakyat Indonesia," kata dia.
Sandiaga juga khawatir jika usulan tentang penambahan waktu durasi debat nantinya justru dimanfaatkan sebagai ajang saling serang satu sama lain. Bila itu terjadi, dirinya juga khawatir bisa memperlebar jarak antara kubu yang berseberangan. Sekaligus memperparah keadaan bangsa Indonesia yang sedang dalam situasi kurang baik.
"Saya menyarankannya urun rembuk saja. Karena keadaan bangsa kita sedang tidak baik. Kalau kita saling debat malah memperlebar kesenjangan dan jarak antara satu kubu dengan kubu lain," tutur Sandiaga.
Ia menyarankan agar diadakan sarasehan bersama para ahli mengenai suatu masalah bidang tertentu. Hal itu disarankan lantaran dirinya menghormati bakal cawapres pendamping Joko Widodo (Jokowi) yakni KH Ma\'ruf Amin yang dianggapnya sebagai guru.
"Judulnya mungkin debat tapi di sebelah sana [kubu Jokowi] ada presiden yang kita hormati banget. Ada pak kiai guru saya mana bisa kita ngedebat. Kita kan harusnya sumbang saran. Karena rakyat yang akan menyaksikan," tandas Sandiaga Uno.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Bulog menyiagakan 93.782 ton beras untuk penanganan gempa NTT, termasuk kebutuhan korban, masa tanggap darurat, dan bantuan pangan tiga bulan.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Senin 24 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Jogja dan Kutoarjo, termasuk informasi perjalanan.
Disnaker Sleman mencatat 318 pekerja terkena PHK hingga semester I 2026. Kondisi ekonomi dan finansial perusahaan menjadi pemicunya.
An Se-young meraih gelar juara dunia 2026 setelah mengalahkan Akane Yamaguchi tanpa kehilangan satu gim di New Delhi.
Di Klaten ada Kampung Dolanan Sidowayah yang kini menghadirkan permainan tradisional, edukasi sains, siklus air, dan penjernihan air.
Sekitar 30 anak Magelang memamerkan 46 karya lukisan dalam Ruang Khayal Anak #1 di Loka Budaya hingga 27 Agustus 2026.