Panas Bumi Ungaran Dikembangkan, PLN Siapkan PLTP 55 MW
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Dari kiri Jokowi saat menjadi saksi dalam pernikahan Imam Prabowo (tengah).
Harianjogja.com, SEMARANG - Bakal Calon Legislatif dari fraksi PKS daerah pemilihan Jateng 2 Joko Widodo berharap calon presiden dari partai Gerindra Prabowo Subianto untuk rujuk dengan mantan istrinya Titiek Soeharto.
Harapan itu diungkapkannya ketika melihat Imam Prabowo yang namanya mirip dengan Ketua Dewan Pembina Gerindra, menikah dengan seorang wanita di Demak.
"Maka, saya punya harapan bila mudah-mudahan Mas Bowo yang di Gerindra juga bisa ikut menikah lagi. Supaya ada kemungkinan situasi politiknya berjalan lebih sejuk," ujarnya Senin (10/9/2018).
Menurut Jokowi, ini merupakan momentum yang pas bagi Prabowo untuk kembali rujuk dengan Titiek Soeharto. Pasalnya, dua orang tersebut merupakan tokoh yang lama berkecimpung di dunia politik nasional.
Selain Prabowo Subianto yang dikenal sebagai Ketua Dewan Pembina Gerindra, Titiek Soeharto sejak lama dikenal moncer sebagai politikus kawakan dari Golkar.
Belakangan, Titiek memilih menyeberang ke Partai Berkarya untuk ikut mendukung adik kandungnya, Hutomo Mandala Putra bertarung di Pileg nanti.
Dia mencontohkan ketika berkampanye, keduanya bisa bergiliran mencari massa di dua partai yang berbeda. Prabowo bisa memperluas basis massa Gerindra. Sedangkan Titiek dapat berimprovisasi dengan massa Berkarya.
Menurutnya, branding politik yang terbangun nantinya mampu mengalahkan Jokowi-Ma\'ruf Amin sebagai incumbent yang memasang Erick Tohir sebagai daya tarik bagi kaum milenial.
"Pak Jokowi pasti kesulitan mengejar. Sebab keduanya punya keunikan politik baru karena bisa menikah lagi," kata bacaleg yang akan bertarung di wilayah Salatiga, Kendal dan Semarang tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis Indonesia
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Cangkringan mengevaluasi empat standar layanan publik dan mendorong inovasi serta masukan warga untuk memperbaiki pelayanan.
Nelayan Gunungkidul mendapat pelatihan SKN, pembekalan BPJS Ketenagakerjaan, serta pemberdayaan ekonomi bagi istri nelayan.
SPLP Komdigi telah memproses 19,8 juta transaksi Perlinsos Digital yang mencakup 5,4 juta KK hingga 28 September 2026.
Korban pengeroyokan Kebon Bawang, EY (28), sempat diculik dan dianiaya di dua lokasi sebelum meninggal setelah tiga hari dirawat.
Budidaya louhan masih punya potensi ekonomi. Harga ikan berkualitas bisa mencapai Rp25 juta-Rp30 juta, tergantung kualitas dan hasil kontes.