Kemenkeu Kaji Skema Whoosh, Layanan Harus Tetap Berjalan
Kemenkeu masih mengkaji Whoosh untuk menjaga keberlanjutan layanan sekaligus mencari cara meminimalkan dampaknya terhadap beban fiskal.
Panen peternak lele. (Distanpangan.com)
Harianjogja.com, KUDUS—Para petambak ikan lele di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah belum merasakan pengaruh dari kenaikan harga pakan ikan karena masih menggunakan stok pakan ikan dengan harga lama.
“Harga pakan ikan yang terbaru memang naik menjadi Rp304.000 per sak berisi 30 kilogram dari harga sebelumnya Rp299.000 per sak,” kata Ketua Pembudidaya Ikan Lele Remaja Asri, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, Faruq, di Kudus, Senin (30/7/2018).
Ia mengatakan kenaikan harga pakan dirasakan sejak dua pekan terakhir. Selain pakan ikan dalam bentuk jadi, kata dia, harga tepung ikan yang biasanya digunakan untuk bahan campuran pembuatan pakan mandiri juga mengalami kenaikan. Sebelum ada kenaikan, katanya, harga jual tepung ikan berkisar Rp70.000/kg. Kini, harga pakan itu naik menjadi Rp90.000/kg.
Meskipun ada kenaikan harga pakan ikan, katanya, hasil panenan ikan lelenya tetap menghasilkan keuntungan. Apalagi, kata dia, harga jual ikan lele di pasaran tengah mengalami kenaikan.
Harga jual ikan lele sebelumnya, kata dia, berkisar Rp15.000/kg hingga Rp16.000/kg, sedangkan saat ini naik menjadi Rp18.000/kg. Kenaikan harga jual ikan lele tersebut, dipicu minimnya pasokan ikan lele dari luar Kabupaten Kudus.
"Saya melihatnya belum terpengaruh oleh kenaikan harga pakan yang disebabkan karena melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS," ujarnya.
Ia memperkirakan dampak kenaikan harga pakan ikan bakal mulai dirasakan untuk penebaran benih ikan lele tahap berikutnya yang dimungkinkan bisa ikut mendongkrak harga jual ikan lele di pasaran. Pasalnya, kata dia, saat ini tengah memasuki musim panen yang dimulai sejak bulan Juni 2018.
Berdasarkan data dari Dinas Pertanian dan Pangan Kudus selama tahun 2017, tingkat produksi ikan lele di Kudus mencapai 1.120,78 ton atau 56,04% dari total produksi. Selebihnya, merupakan ikan nila, ikan mas serta ikan bandeng. Daerah penghasil ikan lele terbesar di Kudus adalah Desa Gondosari, Jurang, dan Jekulo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
Kemenkeu masih mengkaji Whoosh untuk menjaga keberlanjutan layanan sekaligus mencari cara meminimalkan dampaknya terhadap beban fiskal.
Harga tanah di sekitar Kelok 23 Gunungkidul disebut sudah mencapai Rp1 juta per meter persegi setelah pembangunan JJLS. Investor mulai melirik kawasan ini.
Badan Mutu KKP Yogyakarta dan BBPOM Yogyakarta memperkuat sinergi pengawasan mutu dan keamanan pangan asal ikan melalui Rencana Aksi dan joint inspection
Prabowo meresmikan enam Kodam baru, termasuk Kodam XXVI/Mataram di DIY. Berikut daftar Kodam dan Pangdam yang ditunjuk.
Aleix Espargaro comeback di MotoGP Mandalika 2026 menggantikan Joan Mir. Honda menargetkan adaptasi RC213V sekaligus pengembangan motor.
KPK akan memeriksa Menteri ATR/BPN Nusron Wahid pekan ini terkait perkara dugaan korupsi pengurusan HGB Summarecon di Bogor.