OJK Catat Pembiayaan Investasi Multifinance Rp167,89 Triliun
OJK mencatat pembiayaan investasi multifinance turun 5,33% menjadi Rp167,89 triliun pada semester I/2026.
Mahfud MD/Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JAKARTA — Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD mengatakan bahwa dirinya tidak akan jadi presiden karena tidak memiliki potongan menjadi presiden. Sejauh ini, ia juga belum menerima tawaran dari partai politik untuk maju sebagai calon presiden maupun calon wakil presiden.
Hal itu disampaikan Mahfud MD saat memberikan sambutan di kantor Para Syndicat, Kamis (19/4/2018). "Saya tidak akan jadi presiden karena tidak ada potongan jadi Presiden," ujarnya.
Hanya saja, Mahfud sembari bercanda menegaskan ia bukan berarti tidak bersedia maju sebagai capres atau cawapres. "Tidak ada penawaran dari parpol dan calon Presiden," ujarnya.
Justru, dalam kesempatan itu, ia menyebut beberapa tokoh yang dinilai ideal untuk menjadi presiden maupun wakil presiden. Ia menyebut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Ketua Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin), dan Menteri Keuangan Sri Mulyani merupakan sosok-sosok yang layak duduk sebagai cawapres.
Nama Mahfud MD tercatat selalu muncul menjelang Pilpres. Pada 2013 lalu, menjelang Pilpres 2014, muncul gerakan Mahfud MD for President baik di dunia maya melalui forum medsos dan blog, atau aksi nyata di lapangan. Di dunia nyata, sempat bertebaran tagar #mahfudmdforpresident. Ketika itu, para pengusung nama Mahfud memasangkan guru besar hukum tata negara itu dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.
Pada tahun yang sama, Forum Bersih-Bersih Indonesia (FBI) yang beranggotakan sejumlah elemen masyarakat menggalang 10.000 tanda tangan sebagai bentuk dukungan kepada Mahfud MD untuk maju sebagai Capres 2014 di Jogja. Dalam aksi yang digelar di depan Benteng Vredeburg Jogja itu, para peserta aksi membentangkang spanduk sepanjang 97 meter untuk mengumpulkan tanga tangan dari warga yang ada di pusat Kota Jogja itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Kabar24.com
OJK mencatat pembiayaan investasi multifinance turun 5,33% menjadi Rp167,89 triliun pada semester I/2026.
Kemkomdigi meminta Google dan Apple menghapus aplikasi Hornet dari Play Store dan App Store di Indonesia karena persoalan kepatuhan aturan PSE dan aduan masyara
Google menghadirkan fitur baru yang memungkinkan pengguna menghapus watermark pada gambar, video, dan musik hasil kreasi AI Gemini.
Korban gempa M7,7 di Nagekeo, NTT bertambah menjadi 38 jiwa. Ribuan warga mengungsi, bandara, pelabuhan, dan fasilitas kesehatan terdampak.
Gempa M7,7 di Flores, NTT, menyebabkan 200 BTS mengalami gangguan di 10 kabupaten/kota. Komdigi bersama operator seluler melakukan pemulihan jaringan.
Menganggur bukan berarti keuangan harus berantakan. Simak 8 cara menghemat pengeluaran agar uang bertahan lebih lama saat belum memiliki pemasukan.