Kabar Duka, Ketua Fraksi Gerindra DPRD DIY Lisman Puja Kesuma Meninggal Dunia
Lisman Puja Kesuma, Ketua Fraksi Gerindra DPRD DIY dan Bendahara DPD Gerindra DIY meninggal pada Sabtu (3/10/2026).
Ilustasi pendidikan (JIBI/Dok)
Pemerintah berupaya melihat posisi pendidikan DIY secara internasional
Harianjogja.com, JOGJA-Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) DIY berupaya memperkuat sains dan bahasa asing di setiap sekolah sebagai salah satu persiapan menjadikan DIY mendapatkan predikat pendidikan terbaik se-Asia di 2025.
Pemerintah berupaya melihat posisi pendidikan DIY secara internasional dibandingkan negara lain di Asia. Kepala Disdikpora DIY Kadarmanta Baskara Aji menjelaskan, secara nasional prestasi DIY tergolong baik, mengingat dalam beberapa lomba baik diikuti guru, siswa dan pendidikan nonformal rata-rata terbaik secara nasional di hampir semua bidang.
Namun, yang harus diperhitungkan adalah di tingkat Asia, sesuai dengan tujuan Pemda DIY yang menarget 2025, pendidikan DIY terbaik Asia. Pihaknya sudah berkomunikasi dengan Kemendibud untuk mewujudkan visi tersebut, dengan mencari ukuran atau letak posisi pendidikan DIY secara internasional.
Aji mengatakan, pengukuran DIY itu akan melibatkan organisasi Program for International Student Assessment (PISA) untuk mendapatkan kondisi pendidikan DIY dibanding pendidikan di negara lain di Asia. Adapun proses penilaian dilakukan secara acak pada beberapa sekolah dan dipilih sendiri oleh PISA.
"Itu yang memilih sekolahnya lembaga PISA itu sendiri, saya juga agak khawatir karena yang dipilih sekolah yang memang acak, sekolah yang selama ini prestasinya bagus itu nggak ada satupun yang dipilih, ini memang menjadi PR bagi kami," terangnya, Senin (18/12/2017).
Sementara, dari sisi layanan pendidikan, Aji mengklaim DIY tergolong berhasil, ditandai dengan angka partisipasi murni (APM) dan angka partisipasi kasar (APK) yang naik terus. Sehingga indeks kualitas manusia juga naik dari sisi pendidikan. Selain itu DIY juga dianggap menjadi penyelenggara PAUD paling berkualitas secara nasional.
Ia mengatakan, dua hal yang menjadi perhatian dan harus dikuatkan di sekolah adalah sains dan bahasa asing. Pihaknya memberikan keleluasaan kepada sekolah untuk menyelenggarakan tambahan pelajaran terhadap materi tersebut, seperti sains dan bahasa asing. Selain itu, pelajaran dilengkapi dengan pendidikan karakter, karena tanpa karakter pendidikan akan menjadi masalah di kemudian hari.
"Dari sisi guru, DIY sudah memenuhi harapan Kemendikbud, setiap UKG rata-rata 2018 di angka 7 koma sekian, DIY pada 2017 sudah pada angka target nasional," ungkap dia.
Terpisah Kepala SMAN 1 Pakem Kristya Mintarja menegaskan, pihak siap mendukung Pemda DIY dalam mewujudkan pendidikan DIY terkemuka se-Asia di 2025. Selama ini, penguatan sains dan bahasa asing telah dilakukan di sekolahnya melalui tambahan mata pelajaran di luar jam pelajaran sekolah. Pihaknya justru memiliki terobosan baru untuk mendukung visi tersebut dengan membuat SMAN 1 Pakem sebagai salah satu destinasi wisata.
"Kami punya konsep bagaimana berwisata di sekolah, bahwa ada wisata pendidikan di sekolah, kami sedang mengupayakan itu sebagai terobosan di bidang pendidikan," tegas dia.
Salah satu langkah yang ditempuh, lanjut Mintarha, berupaya melakukan relokasi sekolah. Saat ini masih dalam proses tahap negoisasi untuk mendapatkan lahan yang cocok. Selain itu, di sekolahnya direncanakan dibangun museum permainan masyarakat DIY untuk menambah daya tarik wisata.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lisman Puja Kesuma, Ketua Fraksi Gerindra DPRD DIY dan Bendahara DPD Gerindra DIY meninggal pada Sabtu (3/10/2026).
Dua gempa mengguncang Sumba dan Aceh selang 41 menit 41 detik. Pakar menjelaskan keduanya tidak berkaitan secara tektonik.
Afriana, warga Klaten yang bekerja di Jepang, rela menempuh perjalanan lima jam untuk mendukung atlet Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
PM2.5 Palembang mencapai 903,6 µg/m³ dan masuk kategori sangat berbahaya. BMKG meminta warga membatasi aktivitas di luar rumah.
Wisata buatan Gunungkidul bakal bertambah. Tiga investor menyiapkan proyek di Kelok 23, Pantai Baron, dan Patuk.
Veda Ega Pratama finis ke-11 di Moto3 GP Jepang 2026 dan meraih lima poin. Ia kini mengoleksi 105 poin di klasemen.