HARIAN JOGJA HARI INI : Talangan Uang Negara Dianggap Janggal

Nina Atmasari
Nina Atmasari Selasa, 24 Januari 2017 08:18 WIB
HARIAN JOGJA HARI INI : Talangan Uang Negara Dianggap Janggal

Harian Jogja edisi Selasa (24/1/2017)

Talangan Uang Negara Dianggap Janggal
JOGJA-Pengusutan dugaan korupsi di lembaga penjamin mutu guru di DIY terus bergulir. Penggunaan dana pribadi untuk menalangi kegiatan instansi pemerintah dinilai tidak lazim.

Asyam Belum Sempat Mencium Bau Pewangi di Kamarnya
Syaits Asyam punya angan-angan melanjutkan kuliah di Inggris. Sayang, mimpi itu terpenggal di lembah Mrutu, Desa Tlogodringo, Desa Gondosuli, Kecamatan temanggung, Karanganyar, Jawa Tengah.

Roolls-Roycee Bermain di Tender PLN
JAKARTA- Kasus dugaan suap yang dilakukan Rolls Royce diduga tidak hanya terkait dengan pembelian pesawat oleh Garuda Indonesia. Berdasarkan dokumen penyidikan dari Serious Fraud Office (SFO) Inggris, juga disebutkan tentang tender PLN.

Menang Bersenjatakan Kearifan Lokal
Kemenangan warga melawan negara investor tambang maupun perkebunan yang dianggap merusak kelestarian lingkungan dan hidup bermasyarakat mulai bermunculan di Tanah Air. Belajar dari sejumlah kemenangan warga, kearifan lokal adalah kata kunci dibalik kemenangan.

Ayo Bakar Lemak Tubuh dengan 6 Vitamin
Memiliki tubuh ideal adalah impian setiap orang. Cara yang bisa dilakukan salah satunya mengonsumsi asupan vitamin yang bisa menghilangkan lemak dan membentuk tubuh.

Ruang Bernapas
LONDON- Persaingan Liga Premier selalu disebut-sebut paling kompetitif dibandingkan liga-liga lain di Eropa.

Sanksi Dicabut, Eks Kapten PSS Girang
SLEMAN- PSSI akhirnya mencabut sanksi kepada pemain dan staf pelatih PSS yang terlibat sepak bola gajah pada 2014 silam. Hukuman serupa untuk PSIS Semarang juga dicabut.

Dukuh Ingin Danais seperti Dana Desa
DANUREJAN- Perwakilan Dukuh (Kepala DUsun) se-DIY kembali mempertanyakan soal pencairan Dana Keistimewaan DIY dalam acara dengar pendapat pengawasan UU No.13/2012 tentang keistimewaan DIY di DPRD DIY, Senin (23/1).

Warga Diimbau Tidak Panik
SEYEGAN- WIlayah Sleman diklaim bebas dari penyebaran penyait antraks. Warga diimbau untuk tidak panik.

Pebisnis Jakarta Lirik TPR
BANTUL-Pebisnis asal Jakarta diketahui sudah mendekati Pemerintah Kabupaten Bantul untuk mengelola tempat pemungutan retribusi kawasan wisata. Pendekatan masih dalam tahap awal dan belum menyentuh target rupiah yang bisa diraih calon investor tersebut.

Muncul Opsi Ledakkan Tebing
WATES- Masih ada tiga lapisan tanah yang berisiko menjadi longsor susulan di Dusun Soropati Hargotirto Kecamatan Kokap. Opsi penyemprotan dengan air maupun peledakan masih dibahas untuk menghilangkan lapisan tanah tersebut.

Bandar Jual Pil Koplo Via Medsos
WONOSARI-Polisi menangkap lima orang yang diduga terlibat jaringan pengedar obat-obatan terlarang. Dari tangan kelima pelaku, polisi berhasil menyita 3.925 butir pil terlarang yang hendak diedarkan melalui media sosial.

Kisah Sukses Berawal dari Es Krim
PT Ramesia Mesin Indonesia lahir atas keuletan Ario Pandu Witular. Pria 30 tahun yang tidak lain adalah Direktur Utama perusahaan distributor mesin-mesin usaha ini memiliki perjalanan cerita yang panjang hingga akhirnya ia bisa menikmati sukses di usianya yang masih muda.

Lebih lengkap Anda dapat membaca Harian Jogja edisi cetak. Dapatkan Harian Jogja dengan harga Rp3.000 di agen terdekat.

Anda juga dapat membaca Harian Jogja melalui komputer atau gawai, dengan berlangganan di http://epaper.harianjogja.com" target="_blank">epaper.harianjogja.com.

Selamat membaca. Harian Jogja, berbudaya, Membangun Kemandirian.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online