WAKAPOLRI BUDI GUNAWAN : Busyro Menilai Pelantikan BG ada Kepentingan Politik

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Kamis, 23 April 2015 19:18 WIB
WAKAPOLRI BUDI GUNAWAN : Busyro Menilai Pelantikan BG ada Kepentingan Politik

Karangan bunga ucapan selamat atas terpilihnya Komjen Budi Gunawan sebagai wakapolri tiba di Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia, Jakarta, Rabu (22/4/2015). (Dika Irawan/JIBI/Bisnis)

Wakapolri Budi Gunawan baru dilantik oleh Kapolri, Mantan Ketua KPK menilai pelantikan ini ada kepentingan politik

Harianjogja.com, JOGJA-Pelantikan Budi Gunawan (BG) menjadi Wakil Kepala Kepolisian RI dipertanyakan sejumlah kalangan pegiat antikorupsi. Termasuk mantan pemimpin Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Busyro Muqodsas.

Busyro mengatakan, salah satu kampanye presiden Jokowi-JK adalah ingin memperkuat penegakan korupsi. Penegakan korupsi mestinya diletakan dalam satu kriteria yang jelas, jangan sampai ada unsur kepentingan politik dalam proses penunjukan seseorang dalam jabatan publik,

"Apalagi untuk untuk penegak hukum," kata Busyro saat ditemui seusai Rapat Koordinasi Pengendalian Pembangunan Daerah Triwulan I Tahun Anggaran 2015 Pemda DIY di Hotel Inna Garuda, Kamis (23/4/2015).

Busyro menilai Jokowi-JK saat ini masih tersandera dengan kepentingan politik. Nawacita hanya menjadi slogan kampanye.

"Presiden dan Wapres JK memiliki kelemahan kepemimpinan. Sulit antara pernyataan dan tindakan," sebut Busyro.

Menurut dia, pemilihan panglima TNI-Polri menjadi kewenangan presiden. Presiden dan wakil presiden harus melakukan langkah kehati-hatian. Memisahkan kepentingan kekuasaan. Dalam pelantikan Budi Gunawan Jadi Wakapolri, Busyro menilai ada unsur politis.

"Ini ada unsur kepentingan parpol. Harus kita kritik terus presiden," tukas Busyro.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online