Soroti Kasus Mafia Tanah ATR BPN, Pakar Ingatkan Pengawasan Diskresi
Kasus korupsi pengurusan HGB menyoroti dugaan mafia tanah ATR BPN dan pentingnya pengawasan diskresi dalam pelayanan pertanahan.
HARIANJOGJA/GIGIH M. HANAFI Kapolres Sleman, AKBP Ihsan Amin melihat lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) penembakan di rumah Amien Rais di Pandeansari Blok 2 nomor 3, Condong Catur, Depok, Sleman, Kamsi (6/11). Penembakan yang berjarak sekitar 10 meter tersebut mengenai bodi belakang mobil.
Harianjogja.com, SLEMAN-Olah tempat kejadian perkara penembakan di rumah Amien Rais berlangsung sekitar tiga jam, Kamis (6/11/2014).
Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri Cabang Semarang tiba di rumah Amien Rais Pandeansari pukul 14.35 WIB. Tim terdiri dari empat personel dipimpin langsung oleh Kepala Laboratorium Forensik (Kalabfor) Semarang, Kombes Setiani. ereka menyisir luar titik tembakan terlebih dahulu, mengamati lubang tembakan di bagian kanan belakang mobil yang diameternya tidak lebih dari satu sentimeter.
Kemudian, Tim Labfor menghubungkan dengan temuan proyektil peluru di luar pagar. Titik temuan itu berjarak sekitar 10 meter dari mobil. Petugas berusaha mengetahui sang penembak dengan menghubungan titik duga pelaku berdiri dengan lubang tembakan.
Hasilnya, petugas menduga penembak memanjat sebagian dari pagar milik tetangga Amien Rais. Pemeriksaan tersebut berlangsung sekitar satu jam.
Kemudian, Tim Labfor memeriksa titik tembakan. Mereka mengecek proyektil peluru yang berada di dalam mobil. Proyektil mengenai bodi dan menembus jok dan meluncur entah kemana. Tim yang merasa kesusahan terpaksa harus memanggil tukang reparasi jok mobil untuk membongkar interior mobil keluaran tahun 2012 itu. Tukang reparasi pun melepas jok dan dibawa keluar mobil. Lalu jok itu diteliti secara cermat oleh anggota tim.
Tim tampak begitu serius bekerja di rumah Amien Rais. Genap tiga jam, tepatnya pukul 17.30 WIB, Tim Labfor merampungkan tugasnya. Selama tiga jam itu, mereka hanya mendapatkan beberapa serpihan proyektil peluru. Namun, polisi masih enggan menjelaskan secara detail bentuk proyektil.
“Sudah selesai, masih diteliti. Kami belum tahu jenis senjata [yang digunakan penembak]. Proyektil sudah kami dapat pecahannya,” ungkap Kalabfor Semarang Kombes Setiani sembari meninggalkan lokasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus korupsi pengurusan HGB menyoroti dugaan mafia tanah ATR BPN dan pentingnya pengawasan diskresi dalam pelayanan pertanahan.
Reza Arap menegur DJ Bravy dan Tepe di media sosial. Ia menyinggung joke tongkrongan yang dibawa ke publik dan star syndrome.
Kenali 5 keterbatasan Chromebook sebelum membeli, mulai dari aplikasi Windows, Microsoft Office, penyimpanan hingga perangkat eksternal.
Pelebaran Jalan Selokan Mataram Sleman belum tuntas karena pembebasan lahan. Sebanyak 11 bidang, termasuk sebagian Makam Santren Gejayan, disiapkan.
Kerja Ngejar Apa, Sih? tayang 12 November 2026. Simak sinopsis, daftar pemain, dan kisah persaingan masa probasi.
Indonesia mengakhiri Asian Games 2026 di peringkat ke-16 dengan 39 medali, terdiri dari lima emas, 11 perak, dan 23 perunggu.