Marbot di Sleman Dapat Santunan BPJamsostek Rp42 Juta di Milad DMI
Milad ke-54 DMI Sleman diwarnai penyerahan santunan Rp42 juta kepada marbot. Program perlindungan ini hasil kolaborasi BPJamsostek, Baznas, BSI, dan Pemkab Slem
Christian Nidyaputra Octarino merupakan satu-satunya wisudawan meraih nilai IPK sempurna yakni 4,00 dalam kegiatan wisuda 940 lulusan UGM, Kamis (23/1/2014). Hebatnya, nilai IPK tersebut diperoleh hanya dalam waktu 1 tahun 10 bulan di Prodi S2 Arsitektur, Fakultas Teknik.
Christian, begitu ia sering disapa, mengaku tidak pernah menyangka dapat mencapai nilai IPK 4,00. Pasalnya, dia termasuk mahasiswa yang santai dalam belajar. Pria yang memiliki hobi olahraga dan musik itu mengaku, prestasi akademik yang diperolehnya hanya berbekal kedisplinan.
“Selalu hadir dalam perkuliahan dan tepat waktu mengumpulkan tugas. Itu kuncinya. Begitu dapat tugas dari dosen, saya langsung kerjakan dan yang pasti harus tepat waktu sesuai dengan deadline yang diberikan oleh dosen,” kata pria yang sehari-hari mengenakan kacamata ini.
Memiliki passion dibidang arsitektur menjadi modal berharga bagi Christian untuk mengantarnya menjadi lulusan terbaik pada wisuda kali ini. Waktunya studinya tidak selalu dihabiskan di dunia kampus.
Namun, dia aktif bersama dosen pembimbingnya Ikaputra dalam berbagai kegiatan di luar kampus untuk melakukan perancangan arsitektur kawasan.
“Saya bersama tim arsitektur dilibatkan dalam pembuatan draft rancangan pengembangan kawasan Waisai, Ibu Kota Raja Ampat. Saat ini saya sedang terlibat dalam perancangan draft penataan Asrama UGM,” katanya.
Keterlibatannya dalam berbagai proyek perancangan ini diakuinya menjadi media belajar yang sangat ampuh. Dengan terjun ke lapangan dan pengalaman langsung berinteraksi dengan berbagai mitra membantunya dalam belajar di studi S2 Arsitektur.
“Pengalaman terjun di lapangan inilah yang membuat saya mudah memahami materi perkuliahan”, tuturnya.
Keaktifannya terjun dalam berbagai kegiatan di lapangan inipula yang juga membawa Chrisitan bersama empat rekannya terbang ke Jepang. Di negeri Sakura itu, dia mendapatkan kesempatan dalam program pertukaran pelajar seraya melakukan riset singkat dalam pengembangan hunian di kawasan stasiun di Jepang.
Riset singkatnya tersebut menginspirasi untuk melakukan penelitian di seputar kawasan Stasiun Nguter, Sukoharjo. “Rancangannya ini berangkat dari keprihatian melihat kondisi transportasi kereta api jurusan Solo – Wonogiri yang berhenti beroperasi,” tukasnya.
Menurutnya, area di sekitar stasiun Nguter memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi kawasan hunian yang nyaman di mana penduduknya dapat melakukan aktivitas ekonomi dengan baik dengan bantuan moda tranpsortasi kereta api.
Penelitian tersebut akhirnya ditelurkan dalam sebuah tesis berjudul ‘Pengembangan Kawasan Sekitar Stasiun Yang Berbasis Jalur Kereta Api (Rail Oriented Development)’.
Lulusan yang bercita-cita sebagai konsultan arsitektur ini bahkan membuat rancangan pengembangan area hunian di sekitar Stasiun Nguter. Dia berharap penelitian ini bisa bermanfaat di kemudian hari. “Berangkat dari tesis ini, saya berharap moda transportasi kereta api Wonogiri – Solo menjadi hidup kembali,” tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Milad ke-54 DMI Sleman diwarnai penyerahan santunan Rp42 juta kepada marbot. Program perlindungan ini hasil kolaborasi BPJamsostek, Baznas, BSI, dan Pemkab Slem
AS mengusulkan biaya pengajuan visa kerja H-1B sebesar 103.265 dolar AS atau sekitar Rp1,82 miliar, di luar biaya lainnya.
Kemenaker mendorong bursa kerja digital Tangerang terintegrasi PaskerID untuk memperluas akses lowongan bagi pencari kerja.
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian hari ini, Selasa 25 Agustus 2026, kompak naik. Simak harga jual dan buyback lengkap.
Sekitar 2.000 atlet dari 200 kontingen akan berlaga di YOT VI 2026 Piala Kemenpora RI di GOR UNY pada 28-30 Agustus.
Gempa susulan Flores mencapai 7.029 kejadian hingga 25 Agustus 2026. Gempa M4,1 kembali mengguncang Manggarai pagi ini.