OPINI: Apoteker Masa Depan Tidak Cukup Hanya Pintar tentang Obat
Pendidikan farmasi perlu menyiapkan apoteker masa depan yang kuat dalam ilmu, kolaborasi, literasi digital, AI, inovasi, kepemimpinan, dan perspektif One Health
Hari Kamis adalah hari yang sangat melelahkan bagi Lady Cempluk, dosen honorer di sebuah kampus swasta di Jogja. Pasalnya, dia ngajar dari pukul 07.00 WIB sampe 14.30 WIB, nonsetop. Jadilah, setiap Kamis, dia tidak sempat sarapan.
Setelah ngajar kelas terakhir, Cempluk pun bergegas mengemasi buku-bukunya. “Aduh, ngelih banget,” batin Cempluk menahan lapar.
Cempluk pun langsung ngegas motor maticnya menuju sebuah warung makan. “Mbak, bungkus ya,” ujar Cempluk pada Jeng Janeth, penjual makanan.
Setelah pilah-pilih menu, Cempluk menuju kasir. “Aduh, ndadak antre kasire, rame banget,” keluh Cempluk.
Tiba-tiba...“Sini mbak, bayar sama saya aja. Makan apa?” ujar seorang pelayan lain dari dapur yang melihat antrean panjang.
“Sayur sama lele mas,” ungkap Cempluk. “Rp10.000 mbak,” jawab pelayan tersebut.
Setelah membayar, Cempluk langsung tancap gas menuju indekosnya. “Alhamdulillah, nyampe indekos. Wes ngelih banget,” ujar Cempluk segera mencari-cari bungkusan makannya.
Namun apa yang terjadi saudara-saudara?
“Hlo, maemku ndi iki? Astaga, maeme durung tak gawa. Ndek mau kan nembe bayar,” ujar Cempluk nggremeng dewe sambil nepuk jidatnya.
Ia pun segera nyamber kunci motornya. Sesampainya di sana. “Maaf mba, maem saya ketinggalan, tadi udah bayar sama mas itu,” ungkap Cempluk pada penjaga kasir sambil menunjuk pelayan yang melayaninya tadi.
“Oalaaah, ini bungkusane sampeyan tho mbak. Tadi saya sudah bengok-bengok tapi mbake cepet-cepet jalannya”, jawab kasir.
“Piye rak cepet-cepet, kan ngeleh,” batin cempluk sambil mesam-mesem.
Intan Dewi
Condongcatur, Sleman
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pendidikan farmasi perlu menyiapkan apoteker masa depan yang kuat dalam ilmu, kolaborasi, literasi digital, AI, inovasi, kepemimpinan, dan perspektif One Health
Lisa BLACKPINK mengaku sempat tak percaya diri saat membangun karier solo karena harus bekerja dengan produser dan penulis lagu baru.
Jadwal bola malam ini 6-7 Oktober 2026 menghadirkan Kroasia vs Spanyol, Inggris vs Ceko, Argentina vs Benin, dan laga lainnya.
Kementerian Kebudayaan mendukung IPCC 2026 di Yogyakarta yang melibatkan seniman dari delapan negara untuk memperkuat diplomasi budaya Indonesia.
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menghadirkan wondrZ sebagai sarana edukasi literasi finansial sejak dini yang mendorong anak belajar mandiri dal
TikTok menguji Shopping Assistant dan Buy Direct untuk mempermudah pengguna mencari produk hingga checkout dengan bantuan AI.