Panas Bumi Ungaran Dikembangkan, PLN Siapkan PLTP 55 MW
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Harianjogja.com, JAKARTA - Gubernur Bangka Belitung Eko Maulana meninggal dunia pada usia 61 tahun karena komplikasi penyakit ginjal di Rumah Sakit Metropolitan Medical Center (MMC), Jakarta, Selasa (30/7/2013) dini hari.
"Gubernur meninggal di RS MMC pada pukul 00.35 WIB," kata kerabat Gubernur, Lisbet, ketika dikonfirmasi Antara di Jakarta, Selasa.
Menurut Lisbet, Gubernur Eko Maulana yang memiliki lima orang anak tersebut meninggal karena sakit ginjal yang dideritanya.
Lisbet mengemukakan, saat ini seluruh anggota keluarga dan kerabat telah berkumpul di RS MMC untuk mengurus jenazah beliau.
Ia juga menuturkan, pihak keluarga saat ini juga sedang menunggu kedatangan Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi.
"Kemungkinan Mendagri akan datang pada sekitar pukul 06.00 WIB," katanya.
Lisbet mengungkapkan, jenazah rencananya akan diterbangkan dengan maskapai Sriwijaya Air melalui Bandara Soekarno-Hatta pada penerbangan jam 9 pagi.
Setelah tiba di Provinsi Babel, jenazah Gubernur rencananya akan dishalatkan dan kemudian baru dimakamkan di taman makam pahlawan Bangka.
Gubernur Babel Eko Maulana merupakan putra asli Bangka Belitung yang lahir pada tanggal 26 September 1951.
Sebelum menjadi Gubernur, ia juga sempat menjabat sebagai Bupati Kabupaten Bangka.
(JIBI/Harian Jogja/Antara)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja hari ini, Jumat (2/10/2026), tersedia bagi penumpang yang baru tiba di Bandara Internasional Yogyakarta (YIA)
Cek jadwal SIM Sleman Oktober 2026 di Satpas, MPP, SIM Keliling Malam, dan SIMMADE lengkap dengan syarat perpanjangan.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Jumat 2 Oktober 2026 tersedia enam kali. Tarif perjalanan ditetapkan Rp12.000.
Target PLTS 100 GWp dinilai menunjukkan arah energi bersih Indonesia. Namun, jaringan transmisi dan baterai menjadi tantangan utama.
Kasus kebakaran di Jogja mencapai 62 kejadian hingga Agustus 2026. Baru 20 kampung memiliki hidran dan 11% RT dilengkapi APAR.