Mendikdasmen Tegaskan Ekskul Korps Kadet Tak Wajib
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
Ilustrasi
http://images.harianjogja.com/2013/02/naik-gerobak-370x277.jpg" alt="" width="370" height="277" />RIAU–Wacana pemindahan ibukota negara dari Jakarta ke provinsi lain dinilai bukan isu yang menarik secara politik.
Para figus politik juga enggan mengembangkan isu itu saat akan mencalonkan diri sebagai presiden dan wakil presiden pada Pemilihan Umum 2014.
Anggota DPR, Harry A Azis, di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Minggu (3/2/2013), menyatakan, “Masyarakat Jakarta dan Pulau Jawa kemungkinan tidak menyukai isu itu. Jika calon presiden dan wakil presiden Indonesia mengembangkan isu itu, kemungkinan akan kehilangan banyak dukungan dari Jakarta dan Pulau Jawa.”
Figur yang bakal mencalonkan diri sebagai presiden dan wakil presiden akan berkonsentrasi di lumbung suara yang paling banyak. Sebagian penduduk Indonesia, kata dia, tinggal di Jakarta dan Pulau Jawa.
Pemindahan ibu kota Indonesia ke Palangkaraya pernah disampaikan Ir Soekarno, presiden pertama Indonesia. Namun hal itu tidak terealisasi, meski keinginan Soekarno itu menggunakan pertimbangan yang logis yaitu pusat pemerintahan negara berada di posisi strategis antara Indonesia Tengah dan Timur.
Juga saat Soeharto berkuasa, yang pernah mencuatkan wacana memindahkan ibukota pemerintahan ke Jonggol, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Pemindahan ibu kota telah dilakukan berbagai negara seperti Amerika dan Brazil untuk kepentingan negara. Sedangkan Malaysia membagi pusat pemerintahan negara yang sebelumnya menumpuk di Kuala Lumpur dipindahkan ke Putra Jaya.
“Ketika banjir melanda Jakarta, isunya ibu kota Indonesia dipindah ke Palangkaraya atau Sentul. Namun isu tidak direspon pemerintah,” ungkapnya. (Antara/aw)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia ke lima tujuan. Simak jam keberangkatan dan informasi tarif DAMRI dari YIA.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jadwal lengkap dari Jogja dan Kutoarjo.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Simak jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap beserta tipsnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja dari Palur pada Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkap tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarifnya Rp8.000.