Siklon Tropis Champi Menguat, BMKG Waspadai Gelombang Laut

Newswire
Newswire Selasa, 20 Oktober 2026 00:37 WIB
Siklon Tropis Champi Menguat, BMKG Waspadai Gelombang Laut

Foto ilustrasi gelombang tinggi. - Freepik

Harianjogja.com, JAKARTA— BMKG meminta masyarakat di wilayah Indonesia bagian timur untuk mewaspadai dampak tidak langsung Siklon Tropis Champi yang bergerak ke arah barat laut. Fenomena ini berpotensi memicu gelombang air laut setinggi 1,25 hingga 2,5 meter di sejumlah perairan di Indonesia.

Direktur Meteorologi Publik BMKG, Ida Pramuwardani, dalam laporannya di Jakarta, Senin (19/10/2026), mengatakan Siklon Tropis Champi saat ini terpantau berada di Laut Filipina sebelah utara Papua. Intensitas siklon tersebut diprakirakan meningkat hingga kategori lima dalam 24 jam ke depan.

"Kecepatan angin maksimum dalam 24 jam ke depan diprakirakan meningkat dengan intensitasnya berada pada kategori lima dengan pergerakan ke arah barat barat laut," katanya dikutip Senin.

Siklon Champi Berkembang dari Bibit Siklon 96W

Siklon Tropis Champi berkembang dari Bibit Siklon Tropis 96W. Sistem tersebut mencapai intensitas siklon tropis pada 15 Oktober 2026 pukul 19.00 WIB, saat masih berada di luar wilayah pemantauan TCWC Jakarta.

Siklon itu kemudian memasuki wilayah pemantauan TCWC Jakarta pada 19 Oktober 2026 pukul 01.00 WIB. Pergerakannya ke arah barat laut menjadi perhatian BMKG karena dapat menimbulkan dampak tidak langsung terhadap kondisi perairan di Indonesia bagian timur.

BMKG memperkirakan dampak tersebut berlangsung dalam 24 jam ke depan hingga Selasa, 20 Oktober 2026 pukul 19.00 WIB.

Sejumlah Perairan Berpotensi Mengalami Gelombang Tinggi

Tim Meteorologi Publik BMKG mendeteksi potensi gelombang sedang di sejumlah wilayah perairan, terutama kawasan Samudra Pasifik utara Maluku hingga Papua.

Adapun gelombang laut kategori sedang dengan ketinggian 1,25 hingga 2,5 meter berpeluang terjadi di beberapa wilayah berikut:

Perairan Kepulauan Talaud.
Laut Maluku.
Perairan utara Papua Barat Daya.

Masyarakat, khususnya yang beraktivitas di wilayah perairan tersebut, perlu memperhatikan perkembangan informasi cuaca dan peringatan BMKG terkait Siklon Tropis Champi.

Potensi gelombang laut ini merupakan dampak tidak langsung dari aktivitas siklon. Karena itu, pemantauan kondisi perairan tetap diperlukan selama sistem siklon mengalami penguatan dan bergerak ke arah barat laut.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online