Paus Leo XIV Jalani Fisioterapi, Pemulihan Pascaoperasi Berjalan Baik

Newswire
Newswire Jum'at, 16 Oktober 2026 11:27 WIB
Paus Leo XIV Jalani Fisioterapi, Pemulihan Pascaoperasi Berjalan Baik

Kardinal Robert Francis Prevost dari Amerika Serikat sebagai Paus terpilih ke-267 dengan nama Paus Leo XIV menyapa ribuan umat Katolik yang berkumpul di alun-alun Basilika Santo Petrus, Vatikan, Kamis (8/5/2025) waktu setempat. (ANTARA/Vatikan Media/aa.)

Harianjogja.com, JAKARTA—Pemimpin Gereja Katolik Dunia Paus Leo XIV mulai kembali menjalankan sejumlah rutinitas setelah menjalani operasi kanker paru-paru di Rumah Sakit Gemelli, Roma, Italia. Selain menerima pejabat Vatikan, Paus juga menjalani fisioterapi untuk mendukung proses pemulihan pascaoperasi.

Mengutip Al Jazeera, Jumat (16/10/2026), Paus Leo bertemu dengan Kepala Staf Vatikan, Uskup Agung Paolo Rudelli, di rumah sakit tersebut. Rudelli bertanggung jawab atas sebagian besar urusan administrasi harian Takhta Suci Vatikan.

Aktivitas itu menjadi bagian dari kembalinya Paus menjalankan tugas di tengah masa pemulihan. Meski demikian, kondisi kesehatannya masih dipantau oleh tim medis untuk memastikan proses penyembuhan berlangsung sesuai perkiraan.

Dokter pribadi Paus Leo, Dr. Luigi Carbone, bersama Kepala Bedah Toraks Rumah Sakit Gemelli, Dr. Stefano Margaritora, menyampaikan bahwa hasil pemeriksaan pascaoperasi masih berada dalam batas normal.

Paus Leo XIV Jalani Fisioterapi dan Pemantauan Medis

Setelah menjalani pembedahan, Paus Leo XIV harus mengikuti rangkaian perawatan, termasuk fisioterapi. Pada Kamis (15/10/2026), ia menjalani latihan mobilitas seluruh tubuh sebagai bagian dari proses pemulihan.

Tim dokter juga melaporkan perkembangan positif berdasarkan pemeriksaan radiologi. Hasil rontgen menunjukkan kondisi paru-paru yang dioperasi mengalami pemulihan dengan baik.

“Hasil rontgen dada menunjukkan pemulihan yang baik pada paru-paru yang dioperasi. Secara keseluruhan, pemulihan pascaoperasinya berlangsung sesuai perkiraan," kata mereka.

Juru Bicara Vatikan Matteo Bruni juga menyampaikan bahwa Paus dijadwalkan merayakan misa bersama para pastor lainnya. Ibadah tersebut akan berlangsung di sebuah kapel khusus yang disiapkan di dekat kamar perawatannya di lantai 10 rumah sakit.

Meski sudah kembali menjalankan sejumlah kegiatan, pemulihan Paus masih menjadi perhatian tim medis. Dokter terus melakukan pemeriksaan untuk mengetahui kondisi kanker secara lebih menyeluruh dan menentukan langkah penanganan berikutnya.

Dokter Tunggu Hasil Pemeriksaan Kanker

Tim dokter masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui karakteristik kanker yang diderita Paus Leo XIV. Pemeriksaan tersebut diperlukan untuk memastikan apakah sel kanker telah menyebar ke bagian tubuh lain di luar lobus paru-paru yang diangkat.

Hasil pemeriksaan juga akan menjadi pertimbangan dalam menentukan apakah Paus membutuhkan pengobatan lanjutan setelah operasi.

Sebelumnya, Paus Leo XIV didiagnosis menderita adenokarsinoma paru-paru setelah menjalani operasi pengangkatan lobus bawah paru-paru kanan di Rumah Sakit Gemelli, Roma.

Menurut laporan sebelumnya, prosedur bedah toraks tersebut berlangsung sekitar 90 menit pada Selasa waktu setempat. Vatikan menyatakan operasi berjalan lancar tanpa kendala maupun komplikasi penanganan.

"Operasi berjalan sukses dan tidak ada komplikasi," kata Vatikan dalam buletin medis resminya di Roma, dilansir dari BBC News, Rabu (14/10/2026).

Setelah operasi, kondisi Paus dilaporkan stabil. Ia kemudian menjalani pemulihan dan observasi di kamar perawatan rumah sakit.

Tim medis memutuskan mengangkat seluruh jaringan lobus bawah paru-paru kanan sebagai bagian dari tindakan intervensi yang ditujukan untuk menangani jaringan yang terdampak. Nodul atau benjolan pada paru-paru disebut ditemukan pada tahap sangat awal ketika Paus menjalani pemeriksaan kesehatan rutin.

Perjalanan Paus ke Amerika Selatan Belum Pasti

Di tengah proses pemulihan, rencana perjalanan Paus Leo XIV ke sejumlah negara di Amerika Selatan pada November 2026 masih belum dipastikan.

Perjalanan yang dijadwalkan berlangsung pada 6–17 November itu mencakup kunjungan ke Peru, Uruguay, dan Argentina. Namun, hingga kini Vatikan belum memberikan kepastian mengenai kemungkinan perubahan jadwal tersebut.

Matteo Bruni mengatakan pihaknya belum dapat memastikan apakah perjalanan itu akan tetap berlangsung sesuai rencana atau mengalami penyesuaian.

Keputusan mengenai agenda perjalanan kemungkinan akan bergantung pada perkembangan kondisi kesehatan Paus serta hasil evaluasi tim medis. Untuk saat ini, fokus penanganan tetap mencakup pemulihan pascaoperasi, pemeriksaan lanjutan, dan penentuan kebutuhan terapi berikutnya.

Dengan hasil pemeriksaan awal yang menunjukkan perkembangan sesuai perkiraan, Paus Leo XIV mulai kembali menjalankan aktivitas terbatas di rumah sakit. Meski demikian, kepastian mengenai pengobatan lanjutan dan agenda perjalanan luar negeri masih menunggu perkembangan medis berikutnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis.com

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online