Gerindra Imbau Polemik Ijazah Gibran Segera Diakhiri
Gerindra meminta polemik ijazah Gibran dihentikan setelah putusan MK dan mengingatkan dampaknya terhadap kepastian hukum serta investasi.
Ledakan gudang amunisi./JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA—Ledakan tabung oksigen terjadi di area PT Sinergi Berkat Gasindo, Jalan Pegangsaan Dua No. 103A, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (7/10) sekitar pukul 16.30 WIB.
Insiden tersebut mengakibatkan Slamat Nur Alimin (19) meninggal dunia, sedangkan Tedi Irawan (47) mengalami luka-luka dan harus mendapat perawatan medis.
Kapolsek Kelapa Gading Kompol Girindra Wardana mengatakan ledakan terjadi ketika proses pengisian tabung oksigen berukuran sekitar 48 hingga 50 kilogram dari tabung utama berkapasitas 10 ton.
“Peristiwa terjadi saat proses pengisian tabung oksigen berukuran sekitar 48 hingga 50 kilogram dari tabung utama berkapasitas 10 ton," kata Girindra di Jakarta, Kamis.
Kronologi ledakan tabung oksigen
Setelah menerima laporan, jajaran piket fungsi Polsek Kelapa Gading langsung menuju lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, ledakan terjadi tidak lama setelah proses pengisian tabung oksigen dilakukan.
Saat itu, Slamat Nur Alimin sempat mundur satu langkah setelah menutup valve tabung oksigen. Sesaat kemudian, ledakan terdengar keras disertai kepulan asap cokelat tebal yang membumbung di sekitar area pabrik.
Slamat terkena hantaman ledakan dan meninggal dunia di lokasi. Korban mengalami luka serius di sekujur tubuh, patah tulang iga, serta cedera berat pada bagian kepala dan organ dalam.
Sementara itu, Tedi Irawan mengalami luka sobek pada pundak kiri serta pembengkakan di kaki kanan. Tedi kini menjalani perawatan medis di RS Gading Pluit.
Pecahan besi tembus kaca mobil
Ledakan tersebut juga menimbulkan kerugian materiil. Pecahan besi akibat ledakan dilaporkan melayang hingga menembus kaca depan satu unit mobil pikap berpelat B 9364 TAF.
Gelombang kejut ledakan juga merusak bagian atap rumah warga sekitar milik Muniroh yang berada di RT 05/RW 02 Kelapa Gading.
Polsek Kelapa Gading kemudian memasang garis polisi di lokasi kejadian. Petugas juga mengamankan barang bukti dan menerjunkan tim identifikasi untuk mengusut penyebab pasti ledakan.
“Kami sudah mendatangi lokasi, mengamankan TKP, mendata korban, serta meminta keterangan dari saksi-saksi. Saat ini kasusnya dalam penanganan penuh Polsek Kelapa Gading," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Gerindra meminta polemik ijazah Gibran dihentikan setelah putusan MK dan mengingatkan dampaknya terhadap kepastian hukum serta investasi.
Harga iPhone 15 dan 16 turun hingga Rp1,5 juta setelah iPhone 18 rilis. Simak daftar harga iPhone 15, 16, 17 dan 18 terbaru.
Komjak menilai konsep kekayaan tak wajar dan harta tak terjelaskan perlu diperjelas dalam RUU Perampasan Aset.
Nusron Wahid absen dari pemeriksaan KPK sebagai saksi kasus ATR/BPN. Ketua KPK Setyo Budiyanto menyoroti alasan agenda internal kementerian.
Kasus ISPA di Bantul mencapai 11.883 kasus pada April 2026 sebelum turun pada Juli dan Agustus, menurut data Dinkes Bantul.
Ledakan tabung oksigen di PT Sinergi Berkat Gasindo, Kelapa Gading, menewaskan satu orang dan melukai seorang lainnya.