Perlinsos Digital, Pemerintah Targetkan 50 Persen Penduduk Terdata
Mensos Saifullah Yusuf menargetkan 50 persen penduduk Indonesia masuk sistem Perlinsos Digital hingga Desember 2026.
Prajurit TNI bersama petugas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) membangun hunian sementara (huntara) untuk korban bencana banjir bandang di Pidie Jaya, Aceh, Kamis (25/12/2025). Pemerintah bersama BNPB dan TNI mulai membangun huntara di tiga lokasi yang ditetapkankan untuk korban banjir bandang di Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh. Antara/Irwansyah Putra/rwa.
Harianjogja.com, JAKARTA—Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mempercepat pembangunan hunian sementara bagi korban banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dengan pola kerja 18 jam per hari.
“Percepatan ini dilakukan agar warga segera menempati hunian layak selama proses pemulihan berlangsung,” kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam konferensi pers media center tanggap darurat bencana yang diikuti di Jakarta, Kamis (25/12/2025).
Ia menjelaskan pembangunan rumah huntara melibatkan Satuan Tugas (Satgas) TNI–Polri, BNPB, serta pemerintah daerah (pemda) dengan pembagian tugas yang terkoordinasi.
BNPB mengonfirmasi bahwa di Sumatera Utara, pembangunan huntara telah berjalan di sejumlah wilayah, termasuk Tapanuli Utara yang telah menyelesaikan satu unit huntara dengan konsep satu rumah satu keluarga.
Sementara itu, Sumatera Barat tercatat sebagai provinsi dengan progres pembangunan huntara paling cepat dibandingkan dua provinsi lainnya.
Adapun di Aceh, Abdul Muhari mengungkapkan dari 18 kabupaten/kota yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor, terdapat enam kabupaten yang telah menetapkan lokasi huntara, yakni Aceh Tamiang, Aceh Utara, Aceh Tengah, Gayo Luwes, Benar Meriah, dan Bireuen.
Dua daerah lainnya, yaitu Kabupaten Aceh Timur dan Nagan Raya, juga menyatakan akan membangun huntara, namun saat ini masih dalam proses identifikasi lahan.
“Dari situ sebagian menggunakan lahan pemerintah daerah dan sebagian lainnya lahan masyarakat yang dibeli untuk menjamin kejelasan status hukum,” ucapnya.
Ia berharap tim petugas gabungan di lapangan tidak menemui hambatan, terutama dari faktor cuaca, sehingga percepatan pembangunan huntara dapat selesai sesuai target paling lambat awal 2026, dan kehidupan masyarakat terdampak kembali stabil.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Mensos Saifullah Yusuf menargetkan 50 persen penduduk Indonesia masuk sistem Perlinsos Digital hingga Desember 2026.
JNE mendukung kolaborasi MANDALAS dan Yayasan Habibie & Ainun melalui koleksi batik “Menemani” dalam menyambut Hari Batik Nasional 2026.
Kejurkab Taekwondo Kulonprogo 2026 resmi digelar di GOR SMK Negeri 2 Pengasih yang menjadi wadah pembinaan sekaligus penjaringan bibit atlet muda potensial guna
Sharp meluncurkan Phantom Series dan Core Blast Series dengan fitur audio premium dan portabel untuk kebutuhan hiburan di rumah maupun outdoor.
Harga biodiesel Oktober 2026 naik menjadi Rp15.072 per liter, sedangkan HIP bioetanol turun menjadi Rp11.604 per liter.
KAI Daop 6 Yogyakarta menyalurkan bantuan Rp100 juta untuk rehabilitasi rumah tidak layak huni dalam rangka HUT ke-81 KAI.