Rezza Kalah dari Pemanah Korea Selatan, Indonesia Gagal Raih Medali Asian Games
Rezza Octavia tersingkir di 16 besar Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Indonesia kembali tanpa medali recurve individu putri.
Ilustrasi hujan lebat./Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA—Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di sejumlah wilayah di Indonesia, Selasa, pada umumnya berpotensi diguyur hujan ringan hingga hujan lebat disertai petir di beberapa kota.
Prakirawan BMKG Miftah Ali menjelaskan kota-kota di Sumatera seperti Medan, Pekanbaru, Padang, Jambi Bengkulu, dan Palembang berpotensi hujan lebat disertai petir.
"Aceh diselimuti awan tebal, sementara Tanjung Pinang, Pangkal Pinang, dan Bandar Lampung berpotensi hujan ringan,” ujar Miftah dilansir Antara Selasa.
Untuk Pulau Jawa, BMKG memprakirakan hujan ringan hingga sedang akan terjadi di Jakarta, Bandung, Semarang, DIY, dan Surabaya. Adapun Banten berpotensi hujan lebat disertai petir.
Selanjutnya, untuk wilayah Bali dan Nusa Tenggara, kata Miftah, kondisi cuaca diprakirakan hujan ringan hingga sedang yakni Denpasar, Mataram, dan Kupang.
Sementara di Pulau Kalimantan, hujan ringan hingga berpeluang terjadi di Tanjung Selor, Banjarmasin, dan Palangka Raya. Adapun hujan disertai petir juga perlu diwaspadai di wilayah Pontianak dan Samarinda.
Untuk wilayah Sulawesi, cuaca berawan diperkirakan terjadi di Makassar dan Kendari, sementara hujan ringan hingga sedang berpotensi mengguyur Mamuju, Palu, Gorontalo, dan Manado.
Terakhir di wilayah Indonesia bagian timur, Miftah menyebutkan cuaca pada umumnya diprakirakan diguyur hujan ringan hingga sedang seperti di Sorong, Manokwari, Ternate, Nabire, Jayapura, Jayawijaya, dan Merauke. Sementara Ambon diprakirakan berawan tebal.
Ia mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta masyarakat, khususnya di Jawa Tengah, mewaspadai potensi cuaca ekstrem hingga awal tahun depan yang dikhawatirkan berdampak terhadap bencana alam.
"Dari BMKG, curah hujan ini akan berlangsung cukup masif untuk Jawa Tengah sampai dengan awal tahun 2026," kata Kepala BNPB Suharyanto.
Oleh karena itu, upaya mitigasi dan kesiapsiagaan serta kapasitas masyarakat harus ditingkatkan. Ia mengatakan hal itu menjadi kunci agar kejadian bencana serupa tidak terjadi atau minimal dapat ditekan dampaknya di kemudian hari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Rezza Octavia tersingkir di 16 besar Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Indonesia kembali tanpa medali recurve individu putri.
Indonesia baru memiliki 66 dokter aritmia untuk sekitar 280 juta penduduk. Akses deteksi dini dan terapi gangguan irama jantung perlu diperluas.
Jadwal PSIM Jogja vs Persija pada 10 Oktober 2026 dimajukan ke pukul 15.30 WIB di Stadion Sultan Agung karena pertimbangan keamanan.
SPP-TDLN mulai memungut PPN transaksi digital luar negeri sejak 25 September 2026 dengan melibatkan perbankan dan fintech.
El Nino diperkirakan berdampak hingga 2027. Pemerintah diminta memperkuat mitigasi untuk menjaga produksi dan harga pangan.
Pemerintah masih menunggu usulan DPR soal presidential threshold dalam revisi UU Pemilu sebelum menentukan sikap terkait aturan pencalonan presiden.