DPRD Jateng Soroti 19 Titik Pengeboran Geotermal, ESDM Diminta Temui Warga
DPRD Jateng menerima informasi 19 titik pengeboran geotermal dan meminta ESDM serta PLN menemui warga di sekitar Gunung Ungaran.
Biji Kopi - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA— Hingga semester pertama tahun 2025, Indonesia mengekspor 206,7 ribu ton kopi ke sejumlah negara di dunia.
Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Bagus Rachman mengatakan ekspor kopi dari Indonesia dilakukan ke berbagai negara tujuan, termasuk Amerika Serikat, Uni Eropa, Jepang, Timur Tengah, dan negara-negara di kawasan Asia Tenggara.
Pencapaian ini menjadi bukti nyata daya saing UMKM Indonesia di kancah internasional. “Indonesia adalah salah satu penghasil kopi terbesar di dunia, dengan lebih dari 90 persen perkebunan dikelola oleh petani rakyat," ujar Bagus.
Salah satu sorotan ekspor terbaru adalah pengiriman 15 ton kopi specialty Argopuro Walida senilai Rp3 miliar ke Jeddah, Arab Saudi, pada Senin (6/10).
Kopi ini merupakan hasil kemitraan antara Kelompok Masyarakat (Pokmas) Argopuro Walida dan 568 petani kopi di Situbondo, dengan potensi kemitraan yang dapat menjangkau hingga 1.500 petani.
Bagus menambahkan untuk memaksimalkan potensi kopi nasional, Kementerian UMKM telah meluncurkan program Holding UMKM Klaster Perkebunan.
Program ini bertujuan membangun ekosistem rantai pasok yang terintegrasi antara usaha mikro, kecil, menengah, dan perusahaan besar, sehingga komoditas unggulan seperti kopi dapat memiliki nilai tambah yang tinggi.
“Kopi Argopuro menjadi contoh nyata bagaimana usaha menengah dapat menjadi lokomotif penggerak ekosistem UMKM,” ujar Bagus.
Dalam skema holding ini, usaha menengah akan berperan sebagai operator yang menjalankan empat pilar utama: agregator, inkubasi, pemasaran, dan pendanaan.
Pendekatan klaster ini diharapkan mampu menghubungkan UMKM secara sistematis, mendorong produktivitas, efisiensi, inovasi, dan keberlanjutan.
“Dengan dukungan dari pemerintah, BUMN, swasta, dan lembaga keuangan, kita bisa membangun ekosistem kemitraan yang tangguh dan berdaya saing tinggi,” kata Bagus.
Ketua Pokmas Argopuro Walida, Muhlisin, menyatakan kesiapan pihaknya untuk menjadi operator dalam program Holding UMKM Klaster Perkebunan.
“Kami siap menjadi operator agar semakin banyak petani kopi terhubung, semakin kuat jejaringnya, dan semakin luas pasarnya,” ujar Muhlisin.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor kopi Indonesia sepanjang tahun 2024 mencapai 1,63 miliar dolar AS, meningkat 76,3 persen dibandingkan tahun 2023. Lima negara tujuan ekspor kopi utama pada 2024, yaitu Amerika Serikat, Mesir, Malaysia, Belgia, dan Rusia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
DPRD Jateng menerima informasi 19 titik pengeboran geotermal dan meminta ESDM serta PLN menemui warga di sekitar Gunung Ungaran.
Renault 8 Gordini Concept hadir sebagai coupe listrik 270 HP bergaya café racer. Ikon balap 1964 ini tidak diproduksi massal, simak detailnya.
Lansia belum punya akta kelahiran tetap bisa mengurus ke Disdukcapil. Gunakan SPTJM F-2.03 dan F-2.04 bila dokumen hilang.
Poktan Swa Katon Asri Wirobrajan menanam padi dalam ratusan galon bekas. DPRD Kota Jogja menilai inovasi ini layak direplikasi.
Sinopsis film Gak Ada Matinya, kisah Binsar yang berharap uang asuransi ayahnya menyelamatkan hidupnya, tetapi semuanya berubah.
Instagram menghadirkan Pixel, fitur AI baru untuk menyamarkan wajah atau objek di Stories hanya dengan perintah teks.