DPRD Jateng Soroti 19 Titik Pengeboran Geotermal, ESDM Diminta Temui Warga
DPRD Jateng menerima informasi 19 titik pengeboran geotermal dan meminta ESDM serta PLN menemui warga di sekitar Gunung Ungaran.
Ilustrasi pemanfaatan nuklir. Freepik
Harianjogja.com, ISTANBUL—Badan Energi Atom Internasional (IAEA), yang merupakan bagian dari PBB menyoroti makin banyaknya negara yang mempertimbangkan memiliki senjata nuklir.
Hal ini diutarakan Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional (IAEA) Rafael Mariano Grossi, saat bertemu dengan Paus Leo XIV, Jumat (5/9/2025).
“Saya pikir apa yang kita lihat secara umum adalah peningkatan persenjataan nuklir, alih-alih perlucutan senjata. Jadi, banyak negara sedang memperbaiki dan meningkatkan persenjataan nuklir mereka," ujar Grossi kepada Vatican News seusai bertemu Paus.
Dia mengatakan bahwa negara-negara yang tidak memiliki persenjataan nuklir mulai berbicara lebih terbuka mengenai kemungkinan perlunya memiliki jenis persenjataan seperti itu.
"Yang kami lihat adalah bahwa banyak negara, termasuk negara-negara penting di Barat atau bagian dari Barat yang lebih luas, juga di Asia, mulai berpikir bahwa melihat situasi sekarang, mungkin pada akhirnya memiliki senjata nuklir adalah sesuatu yang perlu. Dan inilah yang harus kita cegah," tegas Grossi.
BACA JUGA: Krisis Kawasan, Situasi Indonesia dan Thailand Disorot Media Asing
Ia menegaskan kembali perlunya menghentikan tren peningkatan senjata nuklir ini, dan menganggap "hal itu sangat penting."
Grossi juga memperingatkan bahwa Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Zaporizhzhia di Ukraina masih berisiko terkena serangan di tengah konflik yang sedang berlangsung.
"Kalau kita lihat peta, kita bisa melihat bahwa PLTN ini berada tepat di garis depan. Jadi, kemungkinan terjadinya sesuatu sangat tinggi," ujar kepala IAEA itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
DPRD Jateng menerima informasi 19 titik pengeboran geotermal dan meminta ESDM serta PLN menemui warga di sekitar Gunung Ungaran.
Cek jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Senin 28 September 2026, lengkap dengan 10 jadwal keberangkatan dari kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA Senin 28 September 2026 tersedia 24 perjalanan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 28 September 2026 lengkap 15 perjalanan dan tarif Rp8.000, dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur.
Cek jadwal KRL Solo-Jogja Senin 28 September 2026 dari Palur ke Jogja/Tugu, lengkap dengan waktu di setiap stasiun.
Sergey Lavrov menyerukan pembentukan Negara Palestina berdasarkan kerangka internasional dan resolusi PBB di Sidang Umum PBB.