2.000 Warga Magelang Tebus Sembako Murah dari PSMTI
Sebanyak 2.000 warga Magelang menebus sembako murah dari PSMTI. Program sosial ini membantu meringankan beban masyarakat di tengah tekanan ekonomi.
Upacara Hari Jadi ke-1.119 Kota Magelang di halaman kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang, Jumat (11/4/2025)/Istimewa
Harianjogja.com, KOTA MAGELANG—Upacara peringatan Hari Jadi ke-1.119 Kota Magelang berlangsung hikmat di halaman kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang, Jumat (11/4/2025).
Upacara diikuti oleh ASN, pejabat Forkopimda, TNI, Polri, pelajar, perwakilan elemen masyarakat hingga Wali Kota Magelang periode 2010-2021 Sigit Widyonindito dan segenap tamu undangan.
Dalam amanatnya, Wali Kota Magelang Damar Prasetyono menuturkan Kota Magelang tidak hanya tua dalam dalam hitungan usia, tetapi juga memukau dengan lanskap alamnya, dengan kekayaan sejarahnya, serta nilai-nilai luhurnya yang terus hidup di masyarakat.
Kota Magelang terus berkembang dan memainkan peran strategis, bahkan menjadi simbol simpul peradaban, ruang temu yang memainkan berbagai peran strategis, baik di bidang perdagangan, pendidikan, militer, budaya, hingga pariwisata.
Damar melanjutkan, Kota Magelang memang tidak besar secara luas wilayah. Tapi harus menjadi “besar” karena kota ini punya potensi di sektor perdagangan dan jasa, kekayaan sejarah dan budaya, sektor pendidikan dan kesehatan, dan juga dikenal sebagai kota militer.
"Namun yang paling berharga dari itu semua, kita punya masyarakat yang santun, ramah, dan menjunjung tinggi semangat gotong royong. Itulah modal sosial kita. Kekayaan yang tak ternilai harganya," tandasnya.
Menurut Damar, usia ke-1.119 ini tidak boleh terpaku pada romantisme masa lalu. Sejarah penting untuk dikenang, tetapi masa depan menuntut untuk terus melangkah.
Dikatakan bahwa tantangan ke depan tidaklah ringan. Perubahan iklim, arus digitalisasi yang masif, ketimpangan sosial, hingga degradasi moral kini tepat berada di hadapan kita.
"Inilah saatnya kita menyatukan langkah, merapatkan barisan, dan membangun kekuatan kolektif, untuk menghadapi semua itu," katanya.
Semangat ini, lanjut Damar, sejalan dengan tema peringatan Hari Jadi tahun ini, yaitu “Melangkah bersama, untuk Magelang Sejahtera”. Pihaknya mengajak masyarakat untuk memulai dengan hal-hal sederhana namun konsisten.
Seperti, tidak membuang sampah sembarangan, merawat fasilitas umum, atau menumbuhkan suasana rukun dan damai di lingkungan tempat tinggal, berbelanja di pasar tradisional, memilih menggunakan produk-produk umkm, serta mengapresiasi karya-karya warga sendiri.
Upacara ditutup dengan penerbangan balon udara sebagai ungkapan rasa syukur dan bahagia baik sebagai pemerintah maupun masyarakat. Balon udara berisi kupon hadiah.
"Filosofinya adalah optimisme, harapan, agar Kota Magelang terus naik," tandasnya.
Sebagai informasi, peringatan Hari Jadi ke-1.119 Kota Magelang diawali dengan tasyakuran dan doa bersama umat beragama di kompleks kantor Pemkot Magelang, Kamis (10/4/2025) malam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 2.000 warga Magelang menebus sembako murah dari PSMTI. Program sosial ini membantu meringankan beban masyarakat di tengah tekanan ekonomi.
Kemenkop menjelaskan alasan manajer Kopdes Merah Putih tak selalu ditempatkan sesuai domisili dan mekanisme penempatannya.
Kejurda Esports DIY 2026 diikuti 209 atlet dan menjadi ajang penjaringan bibit untuk Porda 2027 serta PON 2028.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Selasa 29 September 2026 tersedia untuk lima rute. Cek jam keberangkatan dan tarif promo Rp50.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 29 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jam keberangkatan dan kedatangan di setiap stasiun.
Jadwal KA Bandara YIA Selasa 29 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap di sini.