BULOG Masifkan Penyaluran Bantuan Pangan Beras Sejumlah 3.118 Ton, Jamin Akses Pangan
BULOG menyalurkan 3.118 ton Bantuan Pangan Beras kepada 103.950 penerima di 16 kecamatan Kabupaten Purworejo untuk menjaga ketahanan dan akses pangan masyarakat
Suasana lokakarya Lomba Karya Tulis Ilmiah 2024 bertajuk Mutualisme: Peran Museum Bagi Dunia Pendidikan di Auditorium Museum Song Terus, Weru, Wareng, Punung, Pacitan, Jawa Timur, Rabu (6/11/2024)./Istimewa
PACITAN—Sekitar 150 peserta mengikuti Workshop Lomba Karya Tulis Ilmiah 2024 bertajuk Mutualisme: Peran Museum Bagi Dunia Pendidikan yang dilaksanakan di Auditorium Museum Song Terus, Weru, Wareng, Punung, Pacitan, Jawa Timur, Rabu (6/11/2024).
Para peserta merupakan 50 tim dari terdiri guru dan siswa SMA, SMK dan MAN, berasal dari sejumlah daerah seperti Pacitan, Ponorogo, Madiun dan Magetan.
Para peserta lokakarya nantinya mengikuti Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) 2024 yang merupakan kerja sama Museum Song Terus dan Museum & Galeri SBY Ani.
Penanggung Jawab SDM dan Organisasi Tata Laksana Museum dan Cagar Budaya, Ratna Sri Panglipur, saat memberikan sambutan mengatakan Indonesian Heritage Agency merupakan gabungan dari 10 instansi dalam pengelolaan cagar budaya, antara lain Vredeburg, Sangiran dan Galeri Nasional.
"Misi pemerintah tentu untuk memberikan layanan kepada masyarakat. Edukasi dan juga rekreasi. Kami punya konsep yaitu reimaginasi. Dan itu sangat menarik melihat bagaimana interpretasi dari cerita dan imajinasi kita yang muncul setelah melihat situs warisan budaya secara langsung," kata Ratna Sri Panglipur.
Potensi budaya dari fosil dan temuan itu bisa menjadi alat bercerita, imajinasi ulang atas kejadian masa lalu untuk memberikan pengalaman dan pelajaran untuk diterapkan di masa depan.
Dari LKTI ini, dia berharap para siswa yang menjadi peserta bisa mengangkat isu-isu yang fresh dan relevan yang juga bisa menjadi ide ide baru yang bisa menjadi bahan masukan dan perbaikan museum ke depannya.
Adapun Direktur Administrasi dan Bisnis Museum & Galeri SBY Ani, Nabila Amalina mengatakan museum bukan hanya tempat melihat koleksi sejarah. Melalui museum, khalayak diajak untuk lebih kreatif dan reflektif.
"Maka dari itu, tujuan acara ini adalah untuk mendorong dan mengembangkan kemampuan akademik dengan cara berkarya dan menginspirasi, yang bisa dipakai sebagai sarana berbagi informasi kepada khalayak umum. Bukan hanya tentang menang kalah, tetapi membentuk mental menjadi lebih tangguh sebagai bentuk belajar untuk mencapai kesuksesan yang lebih besar," kata Nabila Amalina.
Lokakarya tersebut menghadirkan dua narasumber yaitu Alifah, dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang memberikan materi tentang Tips Menulis Tulisan Populer, serta Sri Dwi Ratnasari yang memberikan materi tentang Tips Menulis Karya Tulis Ilmiah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BULOG menyalurkan 3.118 ton Bantuan Pangan Beras kepada 103.950 penerima di 16 kecamatan Kabupaten Purworejo untuk menjaga ketahanan dan akses pangan masyarakat
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 27 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
DPRD Gunungkidul menegaskan Perubahan APBD 2026 harus berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar besarnya anggaran.
HP mulai bermasalah? Kenali tanda pada layar, baterai, dan suhu sebelum memutuskan mengganti perangkat.
Bangun siang bisa memengaruhi ritme sirkadian, jadwal tidur, konsentrasi, suasana hati, hingga rutinitas harian. Ini 13 dampaknya.
iPhone 18 Pro 1TB dan 2TB dilaporkan memakai QLC, sedangkan 256GB dan 512GB menggunakan TLC. Simak hasil uji performanya.