PSSI Pastikan Lapangan Sidolig Siap Digunakan untuk FIFA ASEAN Cup 2026
PSSI mempercepat pemulihan Lapangan Sidolig Bandung untuk latihan tim FIFA ASEAN Cup 2026. Stadion Si Jalak Harupat dinyatakan siap.
Ikan konsumsi - Freepik
Harianjogja.com, BOGOR—Beberapa bakteri pada ikan ditemukan peneliti mulai saling menularkan satu sama lain, dan yang mengejutkan kebal atau resiten terhadap antibiotik pada manusia. Hal ini diungkapkan pakar kesehatan hewan Institut Pertanian Bogor (IPB) University Profesor Agustin Indrawati.
Profesor Agustin Indrawati di Kota Bogor, Senin (28/8/2023), menerangkan bahwa antimicrobial reasiatance (AMR) dapat ditimbulkan pada manusia dengan perolehan langsung melalui pangan asal hewan yang mengandung AMR.
AMR merupakan kondisi ketika mikroorganisme seperti bakteri, virus, fungsi dan parasit menjadi resisten atau kebal terhadap antimikroba (antibiotik, antivirus, antifungal, antiparasit) yang sebelumnya efektif untuk menekan atau membunuh mikroorganisme tersebut.
"Dari hasil penelitian yang dilakukan bersama mahasiswa bimbingan S1,S2 dan program doktor banyak ditemukan bakteri resisten yang berasal dari hewan," ujarnya.
Agustin menyebut, bakteri resisten e.coli, salmonella sp, klebsiella, pseudomonas sp, enterococcus sp, staphylococcus aureus, vibrio sp dan aeromonas sp berasal dari hewan termasuk ikan, lingkungan, kolam dan aliran limbah yang dapat ditularkan satu dengan yang lainnya baik secara langsung maupun tidak langsung.
Dalam penelitiannya juga telah banyak ditemukan bakteri yang sudah mengalami multi drug resisten (MDR) harus diwaspadai penyebarannya.
BACA JUGA: Pemecatan Budiman Sudjatmiko Disebut Timbulkan Efek Domino
Transmisi bakteri resistan dalam lingkungan merupakan reservoir penting seperti tanah, air, industri, limbah pertanian, dan berbagai ekologi yang tercemar. Oleh karena itu perlu dilakukan pendekatan melalui konsep one health yaitu melalui tindakan kolaboratif antar-disiplin dan multi-domain pada skala lokal, nasional, dan internasional.
Menghadapi kenyataan ini, maka dibutuhkan suatu tindakan yang cepat dan tepat untuk mencegah krisis global baik dalam pencegahan dan pengobatan penyakit, sistem keamanan produksi pangan dan lingkungan.
Antibiotik sebagai bahan untuk mengobati suatu penyakit sudah dikenal pada tahun 1928 oleh Alexander Fleming yaitu yang menemukan antibiotik penicillin. Pada perjalannya suatu saat nanti akan muncul bakteri yang tidak efektif lagi apabila diberi penicillin dan hal ini telah terbukti.
Kejadian resistensi antimikroba tidak lagi menjadi masalah yang berdiri sendiri tetapi juga terkait dengan berbagai sektor yaitu Kesehatan masyarakat, Kesehatan hewan termasuk akuakultur, Kesehatan pangan, pertanian dan produknya serta kesehatan lingkungan.
Pada dunia peternakan penggunaan antibiotik ini tidak hanya digunakan sebagai terapeutik atau pengobatan saja tetapi antibiotik juga dimanfaatkan sebagai campuran pakan untuk pemicu pertumbuhan dan juga digunakan sebagai pencegah penyakit.
Di Eropa penggunaan antibiotik sebagai pemicu pertumbuhan sudah dilarang sejak 1 Januari 2006 dan di Indonesia melalui Permentan No. 14/2017 tentang Klasifikasi Obat Hewan, sejak 1 Januari 2018 telah melarang penggunaan antibiotic growth promotors (AGP) dalam pakan namun dalam pelaksanaannya masih banyak penggunaan antibiotik yang digunakan sebagai AGP. Hal inilah diduga sebagai salah satu yang berkontribusi terhadap peningkatan kejadian resistensi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
PSSI mempercepat pemulihan Lapangan Sidolig Bandung untuk latihan tim FIFA ASEAN Cup 2026. Stadion Si Jalak Harupat dinyatakan siap.
Jadwal SIM Gunungkidul September 2026 tersedia di Satpas, SIMMADE, SIMPITU hingga layanan malam. Cek lokasi dan syaratnya.
Jadwal SIM Sleman Jumat 25 September 2026 tersedia di MPP Sleman. Cek lokasi, jam layanan, jenis SIM, dan syarat perpanjangan.
Bedah buku Ragam Wisata di Jogja dan UMKM membahas pentingnya pariwisata berdampak pada kesejahteraan masyarakat lokal serta mendorong budaya membaca.
SIM Keliling Polda DIY Jumat 25 September 2026 hadir di Kantor Kalurahan Kalitirto Berbah, Cek jadwal, syarat, biaya perpanjangan SIM A dan SIM C.
Jadwal SIM Keliling Jogja Jumat 25 September 2026 tersedia di Alkid. Cek lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM A dan C.