APBN 2027 Alokasikan Rp23 Triliun untuk Gaji PPPK Daerah
Gaji PPPK di lingkungan pemda ditanggung pemerintah pusat mulai 2027 dengan anggaran Rp23 triliun dalam APBN 2027.
Wahana Tornado./Antara News
Harianjogja.com, JAKARTA — Wahana Tornado di Dunia Fantasi (Dufan) Ancol viral di media sosial. Pasalnya, hiburan pemacu adrenalin itu terekam mati saat ada di atas dengan pengguna dalam posisi miring.
Meski baru viral di media sosial jelang penutupan tahun 2022, manajemen Ancol menyebutkan kejadian terjadi pada pekan sebelumnya.
Berikut sejumlah fakta mengenai matinya wahana tornado di Dufan, Ancol:
1. Sistem Menghentikan Permainan
Matinya wahana Tornado saat sedang di atas, disebut karena sistem keamanan yang berfungsi dengan seharusnya.
Korporat Komunikasi Taman Impian Jaya Ancol Ariyadi Eko Nugroho, menyebutkan wahana Tornado seperti di video berhenti pada 24 Desember 2022, bukan Sabtu (31/1/2022).
Dia mengatakan sistem pengamanan wahana menghentikan permainan demi keselamatan. "Itu bekerja menghentikan permainan seketika ketika sensor memonitor sesuatu yang kurang lancar saat operasional," kata Eko seperti dilansir dari Antara.
2. Nasib Pengunjung
Eko menyebutkan setelah wahana berhenti, petugas bisa langsung mengevakuasi pengunjung dalam kurun waktu sekitar lima menit saja. "Sehingga semua pemain bisa selamat tanpa cedera," katanya.
3. Wahana Tornado Beroperasi
Dia menyebutkan, setelah dilakukan pemeriksaan pada pukul 17.00 WIB hari yang sama wahana sudah bisa kembali berjalan normal hingga hari ini.
Sebelumnya, video wahana Tornado di Dufan yang dikabarkan mati mendadak saat sedang dinaiki oleh puluhan penumpang menjadi viral setelah diunggah pertama kali di Instaigram oleh akun anonim @terang_media.
Dalam video tampak para pengunjung yang menaiki wahana Tornado Dufan itu tersangkut tak berdaya dan hanya bergelantungan di atas.
Pengunggah video pada akun Instagram anonim itu juga masih belum diketahui identitasnya. Dia menyebutkan, para pengunjung yang tengah menaiki wahana Tornado Dufan itu banyak yang panik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Gaji PPPK di lingkungan pemda ditanggung pemerintah pusat mulai 2027 dengan anggaran Rp23 triliun dalam APBN 2027.
Rusia memperingatkan NATO bahwa aktivitas militer di sekitar Kaliningrad meningkatkan risiko konflik bersenjata langsung.
Dinsos PPPA Kulonprogo menemukan pensiunan ASN menerima bansos. Penerima yang tidak layak diminta sadar dan dapat diganti sesuai kondisi.
Dinkes Bantul memastikan belum ada temuan influenza A hingga 29 September 2026 meski terdapat laporan 24 kasus di DIY.
MK menyatakan permohonan hak mempertahankan nomor HP saat berganti operator atau MNP tidak dapat diterima karena dinilai kabur.
Disdik Sleman menyebut laporan SD Negeri Ledoknongko tidak mencantumkan siswa sebagai ABK, berbeda dengan informasi awal kepolisian.