Gibran Minta Pemulihan Bencana Sumut Dipercepat: Jangan Tunggu Viral
Gibran meminta pemulihan bencana Sumut dipercepat dengan fokus pada hunian, akses, layanan publik, dan mata pencaharian warga.
Skuter Gesits/Istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA– PT WIKA Industri Manufaktur (WIMA) telah mengirim 72 unit sepeda motor listrik Gesits ke Nepal, Asia Selatan.
Pengiriman tersebut merupakan kerja sama antara WIMA dan Vivek Automobiles Pvt Ltd dalam bentuk completely knock down (CKD) atau belum dirakit. Pelepasan ini dikirim dari pabrik WIMA yang berlokasi di Cileungsi, Bogor, Kamis (29/12/2022)
Direktur Utama WIMA M. Samyarto mengatakan bahwa WIMA memiliki komitmen untuk membanggakan Indonesia melalui peningkatan konstribusi ekspor sepeda motor listrik lokal ke mancanegara.
“Pencapaian ekspor WIMA hingga 2022, semakin membuktikan kualitas sepeda motor listrik karya anak bangsa, memiliki daya saing yang tinggi dan semakin diminati pengguna sepeda motor di pasar luar negeri. Sampai saat ini, WIMA telah mengirimkan ratusan unit Gesits ke mancanegara, baik Asia Tenggara, Afrika, dan Australia,” ujar Samyarto dikutip dari keterangan resmi, Sabtu (31/12/2022).
Dia juga berharap hadirnya Gesits di Nepal akan memberikan manfaat terhadap lingkungan dan efisensi energi, serta mobilitas bagi masyarakat Nepal.
BACA JUGA: Libur Tahun Baru, Begini Strategi Pemkot Jogja Menyiasati Kekurangan Lahan Parkir
Sementara itu, Direktur Utama Vivek Automobiles Pvt Ltd Vijay Kumar Mahato mengungkapkan, latar belakang pemilihan Nepal sebagai lokasi ekspor sepeda motor Gesits adalah karena faktor kenaikan harga BBM di Nepal.
Menurutnya, kenaikan harga BBM di negara tersebut akan menjadi momentum untuk kendaraan listrik dalam menarik minat masyarakat Nepal untuk menghemat pengeluaran sehari-hari.
“Kendaraan listrik merupakan kendaraan yang hemat dan efisien, dan setelah saya cari informasi ternyata Indonesia telah memproduksi kendaraan listrik yang berkualitas, yaitu Gesits,” ujar Vijay.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Gibran meminta pemulihan bencana Sumut dipercepat dengan fokus pada hunian, akses, layanan publik, dan mata pencaharian warga.
Kemenhut mengembangkan kasus pembalakan liar di TN Berbak dan Sembilang setelah dua orang ditetapkan sebagai tersangka.
Lima kalurahan di Sleman memilih mekanisme voting untuk Pilur PAW. Sebanyak 15 calon mengikuti pemilihan di lima kalurahan.
Suvenir pernikahan Rangga dan Nunu berupa anak ayam hidup dalam kotak mika menuai kritik warganet karena dinilai tak layak.
Industri pelumas mengubah strategi menghadapi pertumbuhan EV dengan memperkuat pasar industri dan mengembangkan produk bernilai tambah.
Aliran PDAM di Padukuhan Padem, Panggang, Gunungkidul macet lebih dari lima tahun. Warga terpaksa membeli air saat musim kemarau.