Bakom RI Siapkan Tim Khusus Awasi Distorsi Algoritma dan AI
Bakom RI menyiapkan tim khusus untuk mempelajari dampak algoritma dan AI yang dinilai mendistorsi pesan Presiden Prabowo kepada publik.
Logo Instagram/Istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA – Platform media sosial Instagram tengah ramai lantaran banyak pengguna yang mengeluhkan pemadaman akun secara misterius yang menangguhkan akun (suspend account) tanpa alasan yang jelas.
Dikutip melalui The Sun, Instagram disebutkan terkena gangguan yang menangguhkan berbondong-bondong pengguna dari akun mereka. Laporan dari pengguna yang bingung melonjak sekitar pukul 13:30 waktu Inggris.
Orang-orang membanjiri Twitter mencoba mencari tahu apa yang terjadi. Tangkapan layar muncul untuk menunjukkan massa ditangguhkan sekaligus.
BACA JUGA: Ternyata Ini Alasan Pemilik Waroeng SS Sunat Gaji Karyawan Penerima BSU
Menurut pantauan Jaringan Informasi Bisnis Indonesia (JIBI), sebanyak 12.700 lebih cuitan sudah mengeluhkan penangguhan akun tersebut dengan tagar #instagramdown. "Kami menangguhkan akun Anda pada 31 Oktober 2022," peringatan itu ditampilkan oleh sejumlah warganet.
Selain itu, lonjakan laporan diketahui oleh situs Down Detector sekitar pukul 13.30 GMT. Sayangnya, hingga saat ini pemilik Instagram Meta belum mengatakan apa dibalik masalah ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Bakom RI menyiapkan tim khusus untuk mempelajari dampak algoritma dan AI yang dinilai mendistorsi pesan Presiden Prabowo kepada publik.
IABI menyebut gempa Lombok Barat M5 merupakan gempa intraslab di dalam Lempeng Australia, bukan akibat sesar aktif dangkal di Lombok.
Kasus ISPA di Gunungkidul mencapai 2.296 kasus dalam sepekan saat kemarau. Dinkes mengimbau warga menjaga kesehatan dan memakai masker.
Spanyol bangkit dari ketertinggalan dan mengalahkan Kroasia 2-1. Dua gol Mikel Merino menjaga La Furia Roja tetap sempurna di Grup A3.
MK menyatakan permohonan sengketa syarat pendidikan Gibran tak dapat diterima. Mahkamah juga tak menemukan bukti ijazah setara SMA.
Kemlu RI mengungkap diplomasi tertutup membebaskan empat ABK WNI yang disandera perompak Somalia selama lima bulan sebelum dipulangkan ke Indonesia.