Lebih dari 44 Ribu Anak dari Keluarga Miskin Kembali Bersekolah Gratis
Lebih dari 44 ribu anak keluarga miskin kembali sekolah gratis melalui Sekolah Rakyat yang kini menjangkau 182 sekolah.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, SEMARANG -- Beberapa waktu lalu sempat viral di media sosial saat sebuah mobil pikap warna hitam yang melarikan diri setelah selesai mengisi BBM di salah satu SPBU daerah Srondol, Banyumanik, Kota Semarang.
Pelaku atau pengemudi pikap ersebut berhasil diciduk Polres Semarang, beserta barang bukti dan motif dari pelaku.
BACA JUGA : 7 Tahanan Polres Semarang Kabur
Kapolres Semarang AKBP Yovan Fatika, mengatakan kejadian diketahui dari laporan pengguna jalan bernama Retnandri, Warga Peleburan, Kota Semarang.
“Berawal dari laporan seorang pengguna jalan bernama Retnandri, 35, warga Pleburan Kota Semarang, yang mobilnya ditabrak pelaku di perempatan Jl. Gatot Subroto (SD Assalamah) Ungaran,” ungkap Kapolres, Rabu (26/10/2022) sore.
Kapolres menjelaskan kronologi dari kejadian yang dilakukan pelaku berinisial HH, 47, warga Banyumanik Kota Semarang dengan mengemudikan mobil pikap hitam berpelat nomor DD 8933 RN.
“Pelaku mengisi BBM di salah satu SPBU di Banyumanik, namun tidak membayar lalu kabur ke arah Ungaran, sehingga dikejar petugas SPBU beserta pengguna jalan lain,” jelas dia.
Selain itu, lanjut Yovan, pelaku juga sempat dikejar oleh personel TNI seperti di video yang viral. Namun, karena panik pengemudi tidak menghentikan laju kendaraannya.
“Hingga saat di perempatan Jl. Gatot Subroto/perempatan SD Assalamah pelaku sempat menabrak mobil Retnandri. Kemudian pelaku juga belum menghentikan mobilnya dan berbelok kiri ke arah pintu Tol Ungaran,” beber Kapolres.
Kapolres juga mengungkapkan bahwa ada korban lain yang ditabrak pelaku, salah satunya saat melintas di perempatan KPU Jl. M. Yamin (KPU Kab. Semarang), namun pelaku tetap meneruskan laju kendaraannya hingga masuk Tol Ungaran arah ke Banyumanik.
“Setelah masuk dari pintu Tol Ungaran, pelaku keluar Exit tol Tembalang dengan menabrakkan palang pintu Tol dikarenakan pelaku panik,” ujar Kapolres.
Berbekal video yang viral di media sosial, saksi, rekaman kamera CCTV, serta kerja sama dengan pihak TMJ dan Dirkrimum Polda Jateng, Akhirnya Polres Semarang dapat mengidentifikasi rumah pelaku.
“Kami sambangi rumah pelaku dan dari pihak keluarga diperoleh keterangan bahwa pelaku mengalami depresi, dikarenakan selama 2 tahun mengalami kesulitan ekonomi,” jelas AKBP Yovan.
Saat ini pelaku masih diamankan di Satlantas Polres Semarang untuk dimintai keterangan dengan didampingi pihak keluarga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
Lebih dari 44 ribu anak keluarga miskin kembali sekolah gratis melalui Sekolah Rakyat yang kini menjangkau 182 sekolah.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Rabu 23 September 2026 lengkap dengan rute, jam keberangkatan dan tarif promo Rp50.000.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Rabu 23 September 2026 tersedia 10 perjalanan, lengkap dengan jam keberangkatan kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA Rabu 23 September 2026 tersedia 24 perjalanan YIA-Tugu dan sebaliknya, mulai dini hari hingga malam.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 23 September 2026 lengkap dengan 15 perjalanan, waktu keberangkatan, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 23 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.