Kehidupan Seni Malioboro Digairahkan Lagi lewat Nol Koma #1
Komunitas Malioboro Classical menghadirkan acara bertajuk 0, Nol Koma #1 untuk menggairahkan lagi kehidupan seni di Malioboro.
Lomba melukis dalam acara panggung kebudayaan yang digelar Srikandi Ganjar DIY, Minggu (19/6/2022). - Harian Jogja/ist
Harianjogja.com, JOGJA—Kalangan perempuan milenial, mahasiswa ataupun aktivis muda serta influencer yang mengatasnamakan diri mereka Srikandi Ganjar DIY menggelar panggung kebudayaan Bersama Srikandi Ganjar Merawat Kebhinekaan, Merajut Perdamaian.
Acara panggung kebudayaan antara lain diisi dengan peragaan busana batik kontemporer, musik sape khas Kalimantan Barat, seni Padelangan serta lomba melukis. Sedikitnya 1.000 perempuan hadir dalam acara itu.
Koordinator Wilayah Srikandi Ganjar DIY, Herrawati, mengungkapkan kegiatan yang mereka lakukan sebagai representasi dari sosok Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, yang mencintai seni dan budaya Indonesia, salah satunya tampil mengenakan batik.
“Ganjar membuat kebijakan pada aparatur sipil negara [ASN] di Jawa Tengah untuk mengenakan batik pada Selasa sampai Jumat,” tuturnya, Minggu (19/6/2022).
Selain itu, Gubernur Jawa Tengah itu juga kerap terlihat di acara membatik bersama masyarakat. Tak salah bila Ganjar disebut sebagai pemimpin yang mengayomi masyarakat sampai kalangan terbawah.
Srikandi Ganjar DIY berkomitmen akan terus menyosialisasikan sosok Gubernur Jawa Tengah itu secara massif agar Ganjar bisa moncer dalam pemilihan Presiden 2024.
Salah satu peserta panggung kebudayaan, Nada, 19, mengaku turut serta dalam acara itu untuk ikut mencegah punahnya kesenian dan budaya Indonesia. Kekaguman dengan sosok Ganjar juga jadi alasan lain dirinya mengikuti acara yang digelar Srikandi Ganjar DIY.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Komunitas Malioboro Classical menghadirkan acara bertajuk 0, Nol Koma #1 untuk menggairahkan lagi kehidupan seni di Malioboro.
Cek harga emas Antam, Galeri24 dan UBS di Pegadaian beserta harga buyback dalam berbagai ukuran, dari 0,5 gram hingga 1.000 gram.
Kata oke ternyata punya sejarah sejak 1839. Istilah OK pertama kali tercatat di Boston Morning Post sebagai singkatan jenaka.
AI mengubah pendidikan tinggi Tiongkok. Ribuan jurusan ditutup atau ditunda, sementara kampus membuka program chip, robotika, dan AI.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang secara resmi meluncurkan perluasan gerakan “Blonjo Warung Tonggo”.
Kapan waktu terbaik membeli tiket pesawat? Simak jarak ideal pemesanan domestik dan internasional serta hari yang bisa dicoba.