Langkah Fajar/Fikri Terhenti, Leo/Daniel ke Final Asian Games 2026
Fajar/Fikri gagal ke final Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah kalah dari Liang/Wang. Leo/Daniel melaju ke partai puncak.
Tangkapan layar jumpa pers virtual bersama manajemen Jenius-BTPN, Kamis (25/11/2021). /Ist.
Harianjogja.com, JAKARTA — Tren penggunaan aplikasi bank digital terus tumbuh kurun waktu dua tahun terakhir. Pemakainya bahkan semakin banyak mulai usia dewasa hingga tua.
Berdasarkan riset aplikasi perbankan digital di bawah kelola Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN), Jenius, pertumbuhan pengguna year on year menembus angka 22,3% per September lalu. Khusus untuk Jenius, jumlahnya menjadi sekitar 3,51 juta orang yang tersebar di dalam hingga luar negeri.
Digital Banking Business Product Head Bank BTPN, Waasi B. Sumintardja menjelaskan penggunaan fiturnya juga mulai bergeser. Saat ini Jenius memiliki tiga fitur favorit yakni Jenius pay, pembayaran integrasi e-commerse, serta fitur scan QR.
“Tambah mitra kami dalam ekosistem Jenius, termasuk donasi, kirim uang, dan share it. Namun untuk pengambilan di ATM menurun,” terangnya, Kamis (25/11/2021).
Waasi mengatakan Jenius diperuntukkan bagi anak muda milenial. Namun, seiring berjalannya waktu para senior mereka usia dewasa yakni 35 tahun ke atas, banyak yang bergabung dengan aplikasi tersebut.
“Bahkan saya pernah di-share kalau ada masyarakat usia 67 tahun registrasi Jenius. Dulu memang milenial saja, sekarang komposisinya hampir seimbang,” ujarnya.
Sebagai aplikasi digital berbasis milenial, mereka terus melakukan inovasi. Fiturnya tak hanya melayani transaksi keuangan. Namun juga mengembangkan sejumlah kolaborasi dengan konsep kokreasi. Mereka mengajak peran aktif pengguna lewat program Jenius Co.Creation Semangat kokreasi dan kolaborasi mereka wujudkan dalam acara tahunan yang bertajuk Jenius Co.Creation Week 2021 pada 6–10 Desember 2021.
Masyarakat digital savvy -sebutan pengguna Jenius- untuk berekreasi menikmati beragam acara dan konten inspiratif. Rangkaian acara daring bertema Co.Creation Week 2021 itu terdiri dari kompetisi, workshop, conference, dan talks dengan tiga pilar yaitu technology, life, dan finance.
Hingga Oktober 2021, Jenius telah mendengar lebih dari satu juta suara dari 35.000 Co.Creator, atau anggota komunitas Jenius Co.Create yang terdaftar di platform cocreate.id. Selain itu, Jenius juga mendengarkan masukan dan ide digital savvy melalui lebih dari 600 survei daring, diskusi kelompok, dan wawancara mendalam yang melibatkan lebih dari 83.000 masyarakat.
Jenius Co.Creator, Wahyu Pratomo menyebutkan sejumlah manfaat menjadi pengguna bank digital seperti Jenius. Salah satunya yaitu pengelolaan keuangannya menjadi lebih tertata. Menariknya, ia juga bisa mengajukan fitur-fitur tambahan yang belum tersedia di Jenius dengan bergabung menjadi Jenius Co.Creator.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Fajar/Fikri gagal ke final Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah kalah dari Liang/Wang. Leo/Daniel melaju ke partai puncak.
Dinkes Kota Jogja mencatat 41 kasus baru HIV hingga triwulan II 2026, turun dibandingkan 118 kasus pada 2024 dan 98 kasus pada 2025.
Pemkab Sleman dan Klaten menyepakati pembagian PBJT Candi Prambanan untuk mengoptimalkan PAD dan pengembangan kawasan wisata.
Lomba menyanyi Manunggal Fair Kulonprogo batal mendadak. Peserta kecewa karena sudah datang dan menyiapkan penampilan.
Biaya Haji 2027 berpotensi naik. Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf menyebut kenaikan harga avtur dan situasi geopolitik jadi pertimbangan.
Turki vs Italia di Nations League 2026 digelar di Bursa. Simak jadwal, kondisi pemain, perkiraan susunan, dan rekor pertemuan kedua tim.