Target 2.612 Hektare, Tanam Modern Pekalongan Baru 32,5 Hektare
Gerakan Tanam Pertanian Modern Pekalongan baru mencapai 32,5 hektare dari target 2.612 hektare hingga 22 September 2026.
Santri saat melakukan kegiatan diskusi di pondok pesantren. /Ist.
Harianjogja.com, SEMARANG--Santri didorong untuk mampu menciptakan peluang wirausaha mandiri dengan memanfaatkan teknologi digital. Cara itu dapat dilakukan melalui kelompok kecil mulai dari lingkungan pondok pesantren tempat santri menuntut ilmu.
Puluhan santri diberikan bekal ilmu wirausaha melalui seminar bertajuk Santri Kreatif Santri Muda Inspiratif di Pondok Pesantren Tanbihul Ghofiliin – Alif Baa, Mantrianom, Banjarnegara. Minggu (24/10/2021). Kegiatan ini digelar oleh komunitas Sahabat Ganjar setelah sebelum ya melakukan Gerebek Ponpes pada 21 hingga 22 Oktober 2021 sebagai rangkaian Hari Santri.
BACA JUGA : Berdayakan Santri dengan Jumputan dan Ecoprint
Praktisi dari Himpunan Pengusaha Mikro dan Kecil Indonesia Bambang Wahyuono sebagai pemateri menjelaskan santri dapat memulai blajar berwirausaha melalui lingkup kecil di lingkungan pesantren tempat belajarnya. Mereka dapat memanfaatkan pula dengan teknologi digital sebagai salah satu cara memasarkan barang yang dijual.
“Kami berharap dengaan adanya seminar dan lomba ini, para santri dapat mengimplementasikan ide-ide kewirausahannya ke kehidupan sehari-hari,” katanya.
Salah satu santri peserta seminar Muhammad Hafiz mengaku tertarik mempelajari ilmu wirausaha. Ia memiliki cita-cita saat lulus dalam membuka usaha baru. “Selama ini jarang ada seminar wirausaha dengan menyasar santri, kami sebenarnya sangat ingin tahu bagaimana cara membuka usaha baru,” ujarnya.
Ketua Umum DPP Sahabat Ganjar Jaka Saptan berharap melalui bekal seminar itu memberikan inspirasi agar para santri dapat menggali potensi diri untuk membuat usaha mandiri, khususnya dengan memanfaatkan teknologi digital. Karena dunia internet terus berkembang yang mengharuskan setiap masyarakat untuk terbiasa menggunakan platform tersebut khususnya di dunia wirausaha.
BACA JUGA : Kemenag Percepat Digitalisasi Usaha Pesantren untuk
“Sebelumnya kami juga menggelar Gerebek Ponpes yang bertujuan untuk membekali Pondok Pesantren untuk terjun ke dunia digital. Dan hari ini adalah puncak kegiatannya untuk melihat potensi berwirausaha yang dimiliki para santri. Serta lomba Cipta Kreasi Wirausaha Santri Berprestasi untuk melahirkan para santri yang mempunyai pemikiran kedepan tentang wirausaha,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gerakan Tanam Pertanian Modern Pekalongan baru mencapai 32,5 hektare dari target 2.612 hektare hingga 22 September 2026.
Manunggal Cup 2026 diikuti 36 tim Karang Taruna Kulonprogo dan diharapkan melahirkan bibit atlet voli menuju Porda DIY 2027.
Prakiraan cuaca DIY Kamis 24 September 2026 didominasi berawan. Suhu tertinggi mencapai 34°C, sementara kelembapan hingga 95%.
Jadwal SIM Keliling Bantul September 2026 lengkap dengan lokasi, tanggal, jam pelayanan pagi dan malam, serta syarat perpanjangan SIM.
Jadwal SIM Kulonprogo hari ini 23 September 2026 di MPP, lengkap dengan jadwal SIMMADE, SIMENOR, Satpas dan syarat perpanjangan.
Jadwal SIM Gunungkidul September 2026 tersedia di Satpas, SIMMADE, SIMPITU hingga layanan malam. Cek lokasi dan syaratnya.