Dampak Perusahaan Ritel Terlanjur Pungut PPN 12 Persen, DPR Akan Panggil Sri Mulyani
Ketua Komisi XI DPR Misbakhun menyatakan dalam waktu dekat akan memanggil jajaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dalam rangka membahas polemik soal kenaikan PP
Ilustrasi. Fasilitas produksi Blok Rokan, Minas, Riau./Dok: SKK Migas
Harianjogja.com, JAKARTA – Sektor minyak dan gas bumi (migas) tercatat menyumbang defisit dalam neraca perdagangan Indonesia sepanjang periode Januari–September 2021 senilai US$8,4 miliar atau setara dengan Rp117,6 triliun jika mengacu dengan kurs Rp14.000 per dolar Amerika Serikat (AS).
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), kinerja ekspor sektor migas per kuartal III/2021 tercatat senilai US$8,82 miliar, sedangkan dari kinerja impor pada periode yang sama tercatat senilai US$17,22 miliar.
BPS mencatat, selama periode sembilan bulan pertama tahun ini, realisasi impor migas naik US$6,61 miliar menjadi US$17,22 miliar, atau lebih tinggi 62,36 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu senilai US$10,61 miliar.
Kenaikan nilai impor migas dipicu oleh lonjakan impor minyak mentah US$2,33 miliar atau 85,8 persen dari US$2,71 miliar menjadi US$5,05 miliar, hasil minyak naik US$3,38 miliar atau 56,32 persen dari US$6 miliar menjadi US$9,38 miliar, dan gas meningkat US$902,8 juta atau 47,83 persen dari US$1,88 miliar menjadi US$2,79 miliar.
Dengan demikian, sepanjang periode Januari–September 2021, sektor migas mengalami defisit US$8,40 miliar, atau lebih lebar jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu dengan defisit yang tercatat US$4,75 miliar.
Sepanjang tahun ini, defisit paling besar terjadi secara berturut-turut sejak Maret sampai dengan Juni dengan rerata mencapai US$1 miliar.
Kendati sektor migas mengalami defisit, pada periode tersebut masih terjadi surplus pada sektor nonmigas sebesar US$33,47 miliar, sehingga secara total neraca perdagangan mengalami surplus US$25,07 miliar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Ketua Komisi XI DPR Misbakhun menyatakan dalam waktu dekat akan memanggil jajaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dalam rangka membahas polemik soal kenaikan PP
Jadwal KA Bandara YIA Xpress Sabtu 23 Mei 2026 dari Stasiun Tugu Jogja menuju Bandara YIA lengkap dengan tarif dan jam keberangkatan.
Prakiraan cuaca DIY Sabtu 23 Mei 2026 didominasi hujan ringan di Jogja, Sleman, Bantul, dan Kulon Progo.
Film Jangan Buang Ibu karya Leo Pictures akan menggelar Gala Premiere di 20 kota termasuk Yogyakarta sebelum tayang 25 Juni 2026.
Fathul Wahid bukan dikenal sebagai penyair. Dia akademisi, Guru Besar Sistem Informasi, dan Rektor UII. Justru karena itulah puisinya terasa menarik.
DSI resmi jadi BUMN baru pengelola ekspor SDA. Siap kendalikan sawit, batu bara, dan ferro alloy mulai 2026.