Undip dan ITS Borong Empat Gelar Juara KMHE 2026
Undip dan ITS meraih total empat gelar juara KMHE 2026 di Unej. Simak daftar lengkap pemenang delapan kelas kompetisi.
Foto ilustrasi: Wisatawan sedang ziarah di dalam kompleks Kebun Raya Gunung Tidar Kota Magelang. (Antara)
Harianjogja.com, MAGELANG - Pemerintah Kota Magelang telah menyiapkan dua objek wisata unggulan di Kota Magelang, yaitu Gunung Tidar dan Taman Kyai Langgeng di Kota Magelang, Jawa Tengah agar dibuka jika sewaktu-waktu pelaksanaan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di wilayah ini turun menjadi level 2.
"Pada prinsipnya Gunung Tidar dan Taman Kyai Langgeng begitu PPKM level 2 siap dibuka," kata Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Magelang Wulandari Wahyuningsih di Magelang, Rabu (29/9/2021).
Ia menyampaikan saat ini PPKM Kota Magelang masih di level 3, sehingga objek wisata belum bisa dibuka. Objek wisata hanya diizinkan melakukan simulasi dan hal itu sudah dilakukan GUnung Tidar maupun Taman Kyai Langgeng.
Baca juga: Bupati Magelang Dorong Capaian Vaksin 70 Persen Agar PPKM Turun ke Level I
"Perlu kami sampaikan, untuk Taman Kyai Langgeng kemarin sudah dua kali simulasi internal dengan dihadiri unsur gugus tugas, badan pengawas, dari TNI, Polri kemudian dari pariwisata, camat, lurah untuk mengecek sarana prasarana prokes," katanya.
Wulandari memastikan, begitu ada penurunan level PPKM, objek wisata tersebut dibuka dengan ketentuan kuota pengunjung hanya 25 persen dengan penerapan prokes ketat.
"Prokes harus ketat, jangan sampai tempat wisata itu ada klaster baru," katanya dalam konferensi pers di salah satu ruang rapat Kantor Wali Kota Magelang.
Sekretaris Daerah Kota Magelang Joko Budiyono mengatakan saat ini baru dilakukan uji coba maupun sosialisasi kepada masyarakat terkait dengan sadar wisata, mengingat kota Magelang masih berada pada level 3.
Baca juga: Mantap! Ini Kecamatan Pertama di Jogja yang Sudah Tuntaskan Vaksinasi Covid-19
"Jadi nanti diharapkan setelah agak longgar tempat wisata bisa dibuka, bisa dimanfaatkan tetapi dengan pemantauan, pengendalian yang ketat dari Satgas Penanganan COVID-19," katanya.
Ia mengatakan simulasi untuk persiapan dilakukan seandainya sewaktu-waktu tempat wisata dibuka, karena diperkirakan setelah kondisi COVID-19 benar-benar terkendali, animo masyarakat akan banyak yang mengarah ke Gunung Tidar maupun Taman Kyai Langgeng.
"Kami juga sudah menyiapkan kegiatan-kegiatan rapat kecil, kemudian kegiatan masyarakat yang tidak terlalu banyak orang kami arahkan dilaksanakan di Kyai Langgeng, karena selama ini hanya membayari pegawai saja, tetapi tidak ada pemasukan maka lama-lama bisa bangkrut. Oleh karena itu kami membuat inisiatif beberapa kegiatan yang kecil-kecil dilaksanakan di sana," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Undip dan ITS meraih total empat gelar juara KMHE 2026 di Unej. Simak daftar lengkap pemenang delapan kelas kompetisi.
Luka Modric mengaku malu setelah Kroasia kalah telak 0-7 dari Inggris di UEFA Nations League dan kini terancam degradasi.
Veda Ega Pratama bangkit dari insiden crash saat kualifikasi dan finis ke-11 pada Moto3 Jepang 2026. Pembalap Indonesia itu meraih 5 poin penting jelang Moto3 M
Tesla menghapus radio FM dan DAB pada Model 3 RWD baru di Australia. Pengguna kini mengandalkan TuneIn berbasis internet.
Anggun C. Sasmi kembali ke GBK setelah 36 tahun dan tampil di closing ceremony FIFA ASEAN Cup 2026 sebelum final Indonesia vs Thailand.
Penghargaan tersebut diberikan kepada pemerintah kabupaten/kota, sekretariat DPRD, pemerintah desa, dan perguruan tinggi yang menunjukkan kinerja baik dalam pen