Tambang Emas Ilegal di Sungai Batang Tebo Ditindak, Sarana Tambang Dimusnahkan
Polres Bungo memusnahkan sarana PETI di Sungai Batang Tebo, termasuk alat penyaring emas dan tangki minyak berkapasitas 1.000 liter.
Bayi diajak ke jalan jadi manusia silver. /Ist- instagram
Harianjogja.com, TANGERANG - Bayi viral di media sosial karena dijadikan manusia silver telah diamankan oleh Satpol PP Kota Tangerang. Bayi tersebut diamankan beserta ibunya.
Kasi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Kota Tangerang Selatan, Muksin Al Fachry mengatakan, pihaknya telah mengamankan bayi berinisial MFA yang baru berusia 10 bulan, serta ibu bayi tersebut berinisial NK (21) pada, Sabtu (25/9/2021) malam.
Keduanya diamankan di kontrakan mereka di kawasan Pamulang, Tangsel. Saat itu, NK baru pulang mengamen jadi manusia silver.
Baca juga: Aparat TNI-Polri Ungsikan Warga Distrik Kiwirok karena Muncul Teror KKB Papua
Kepada petugas, NK mengaku bukan dirinya yang membuat sang bayi jadi manusia silver, melainkan oleh dua rekannya yang berinisial E dan B.
Meski begitu, NK mengakui dirinya diberi uang Rp20.000 oleh E dan B yang menjadikan bayinya manusia silver.
Satpol PP Kota Tangerang Selatan mengamankan ibu dan bayi yang jadi manusia silver di Pamulang, Sabtu (25/9/2021) malam. [Dok. Satpol PP Tangsel)
"Saat bayinya dibawa pulang ternyata tangan dan badannya dibaluri cat silver. Dia (ibu bayi) dibagi jatah Rp20.000 katanya buat beli popok dan susu," kata Muksin, Sabtu (25/9/2021).
Baca juga: MUI: Kasus Pembakaran Mimbar Masjid Raya Makassar Jadi Ujian Soliditas Umat
Muksin menambahkan, dalam pengakuannya, NK mengaku bayinya sudah dua kali dijadikan manusia silver.
"Si ibu ngakunya baru jadi manusia silver. Tapi kalau si bayi katanya sudah dua kali dijadikan manusia silver. Sementara suaminya sekaligus ayah bayi itu tidak ada," ungkap Muksin.
Sementara itu, Muksin menyatakan, pihaknya bakal melakukan razia anak jalanan dan aksi ekploitasi anak serupa di seluruh wilayah Tangsel.
"Apabila masih ada anak jalanan dan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di Tangsel, kita akan lakukan razia lebih intensif, agar tidak terjadi lagi. Apalagi, kota kami kota layak anak. Jadi tidak layak, ada bayi atau anak yang dijadikan atau dimanfaatkan untuk kegiatan pribadi mereka," pungkasnya.
Viral di Medsos
Diberitakan sebelumnya, sebuah foto viral di medsos memperlihatkan seorang perempuan yang menjadi manusia silver dengan membawa bayi di kawasan SPBU Parakan, Pamulang, Tangerang Selatan.
Dalam foto yang diunggah akun Instagram @Tangsel_Update, terlihat bayi itu turut dicat silver di area wajah, lengan, hingga kaki.
"Perlu perhatian khusus, manusia silver di Tangerang Selatan membawa balitanya, (tujuannya) untuk belas kasihan para pengguna jalan sekitar," tulis akun tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Polres Bungo memusnahkan sarana PETI di Sungai Batang Tebo, termasuk alat penyaring emas dan tangki minyak berkapasitas 1.000 liter.
Bupati Magelang Grengseng Pamuji meminta ASN meninggalkan kebiasaan lama dan memperkuat target pembangunan, termasuk kemiskinan dan pengangguran.
Dinkes Kota Jogja mencatat 41 kasus baru HIV hingga triwulan II 2026, turun dibandingkan 118 kasus pada 2024 dan 98 kasus pada 2025.
Pemkab Sleman dan Klaten menyepakati pembagian PBJT Candi Prambanan untuk mengoptimalkan PAD dan pengembangan kawasan wisata.
Lomba menyanyi Manunggal Fair Kulonprogo batal mendadak. Peserta kecewa karena sudah datang dan menyiapkan penampilan.
Biaya Haji 2027 berpotensi naik. Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf menyebut kenaikan harga avtur dan situasi geopolitik jadi pertimbangan.