Dari Prancis, Paus Leo XIV Serukan Eropa Ikut Jaga Perdamaian Dunia
Paus Leo XIV menyerukan Eropa memperkuat peran menjaga perdamaian global dan mendorong dialog untuk menghentikan perang Rusia-Ukraina.
Cemilan Cheetos
Harianiogja.com, JAKARTA - Camilan Cheetos tidak akan diproduksi lagi di Indonesia mulai bulan depan.
Cheetos akan produksi terakhir pada Agustus 2021 ini. Penghentian produksi ini harus dilakukan karena PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk telah menuntaskan pembelian seluruh saham Fritolay Netherlands Holding B.V. (Fritolay) selaku afiliasi Pepsi Co Inc. di dalam perusahaan patungan PT Indofood Fritolay Makmur (IFL) pada Rabu, 17 Februari lalu.
IFL merupakan perusahaan patungan antara Pepsi Co dengan ICBP yang kemitraannya telah berlangsung selama 30 tahun terakhir.
Dengan begitu, setelah transaksi tersebut, IFL akan mengakhiri perjanjian lisensi dengan Pepsi Co. IFL akan menyelesaikan semua proses persiapan penghentian produksi dan penjualan produk dengan merek milik Pepsi Co dalam waktu 6 bulan terhitung sejak tanggal dilakukan transaksi.
Artinya, Fritolay, Pepsi Co dan/atau pihak afiliasi lainnya pun tidak boleh memproduksi, mengemas, menjual, memasarkan, atau mendistribusikan produk makanan ringan apapun di Indonesia yang bersaing dengan produk IFL selama tiga tahun sejak berakhirnya masa transisi.
Mulai bulan depan, masyarakat tentu tidak akan lagi menemukan Cheetos di minimarket terdekat. Tetapi, jika sedang berlibur ke luar negeri, mungkin masih akan dapat ditemukan makanan ringan tersebut dengan mudah.
Menurut Insider, Cheetos pertama kali dibuat oleh pendiri Fritos, Charles Elmer Doolin di Texas pada 1948. Namun, karena keterbatasannya akhirnya Charles bekerja sama dengan Herman W. Lay untuk mendistribusikan Cheetos ke skala nasional. Akhirnya, pada 1961 Cheetos bisa sukses dan dicintai oleh masyarakatnya.
Cheetos pertama yang dibuat adalah jenis Crunchy Cheetos pada 1948 di San Antonio. Kala itu hanya ada satu produk Cheetos hingga akhirnya pada 1971 barulah ada produk lainnya, yaitu Cheetos Puffs.
Dari website resmi Indofood dijelaskan bahwa Cheetos pertama kali masuk ke Indonesia pada 1993. Selama 28 tahun ada di Indonesia, Cheetos telah menghadirkan dua varian Cheetos Puffs, Cheetos varian rasa ayam panggang dan jagung bakar serta Cheetos Net rasa BBQ.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Paus Leo XIV menyerukan Eropa memperkuat peran menjaga perdamaian global dan mendorong dialog untuk menghentikan perang Rusia-Ukraina.
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.
DPRD Kota Jogja mendorong pencegahan korupsi melalui penguatan sistem, tata kelola transparan, akuntabel, dan budaya integritas.
Polri menetapkan 196 tersangka dari 245 laporan karhutla hingga 28 September 2026. Kasus yang melibatkan korporasi juga terus didalami.
Bulog memastikan Beras Kita Premium dapat digunakan untuk kebutuhan MBG sesuai arahan pemerintah, sementara beras fortifikasi bukan pengganti beras premium.
Penempatan lintas daerah manajer KDKMP dilakukan untuk pemerataan SDM. Status tetap berlaku dan lokasi bisa disesuaikan dengan domisili.