Bulog Siapkan 93.782 Ton Beras untuk Korban Gempa NTT
Bulog menyiagakan 93.782 ton beras untuk penanganan gempa NTT, termasuk kebutuhan korban, masa tanggap darurat, dan bantuan pangan tiga bulan.
Penampakan sebanyak 1,1 juta dosis vaksin Covid-19 asal perusahaan farmasi Inggris, AstraZeneca tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten. /Ist-tangkapan layar
Harianjogja.com, JAKARTA - Salah satu jenis vaksin Covid-19 yakni dari AstraZeneca masih dalam perdebatan. Dosen Sekolah Farmasi Institut Teknologi Bandung (ITB) Aluicia Anita Artarini mengemukakan rangkaian proses pembuatan vaksin AstraZeneca yang terbebas dari komponen bahan hewani.
"Dalam tahapan produksi yang dilakukan oleh Oxford-AstraZeneca tidak digunakan bahan yang merupakan turunan babi," katanya dalam acara Diskusi Terbatas bertajuk \'Bagaimana pembuatan vaksin COVID-19 dan apa saja yang terkandung di dalamnya?\' yang disiarkan melalui aplikasi Zoom, Senin (29/3/2021).
Anita mengatakan vaksin AstraZeneca merupakan salah satu bentuk baru vaksin karena berisi DNA Adenovirus yang dimodifikasi dengan menghilangkan gen E1 dan E3, kemudian disisipkan materi genetik protein spike SARS-CoV-2, penyebab COVID-19.
Baca juga: Kemenhub Susun SE untuk Memutus Penularan Covid-19. Isinya Larangan Mudik?
DNA Adenovirus yang mengandung gen spike ditransformasi ke bakteri E coli lalu dimurnikan sebelum dimasukkan ke sel HEK293 yang merupakan sel mamalia.
"Sel mamalia ini kalau belum punya, kita bisa beli di mana saja. Yang dilakukan oleh Oxford-AstraZeneca adalah membeli HEK293 dari suplier Thermo Fisher," katanya.
Sel HEK293 dilepaskan dari pelat dengan menggunakan enzim tripsin atau protein yang digunakan untuk mempercepat reaksi biokimia. Sel kemudian dicuci dengan medium cair di sentrifuga untuk menghilangkan kandungan tripsin dan larutan lainnya.
Tujuannya, agar sel tidak rusak dan ditambahkan kembali medium cair sehingga sel berada dalam larutan suspensi untuk selanjutnya dapat digunakan untuk proses lebih lanjut. Umumnya 1 x 10 sel dalam 1 ml, kata Anita.
Baca juga: UGM Akan Bangun Pusat Kreativitas, Sultan: Bisa Jadi Tempat Diskusi Mahasiswa
"Enzim tripsin digunakan untuk melepas sel inang oleh suplier sebelum dibeli oleh Oxford-AstraZeneca, dan tidak bersinggungan langsung dengan vaksin," katanya.
Kemudian Oxford-AstraZeneca memperbanyak sel HEK293 yang diperoleh dari Thermo Fisher sesuai kebutuhan dengan melepaskan sel pada pelat menggunakan enzim TrypLET Select.
"TryPLE select yang digunakan di Oxford-AstraZeneca adalah enzim dari jamur yang dibuat secara rekombinan. Tripsin babi tidak digunakan lagi," katanya.
Anita mengatakan, proses selanjutnya dilakukan proses pencucian, sentrifugal dan penambahan medium DMEM yang merupakan medium basal terdiri atas unsur vitamin, asam amino, garam, glukosa, dan pH indikator. Lalu berlanjut pada proses inkubasi. "Proses ini dilakukan berulang sampai memperoleh jumlah sel yang diinginkan," katanya.
Selanjutnya pada fase bank sel host untuk produksi, kata Anita, sel diperbanyak lalu ditambah genom Adenovirus (transfeksi) hingga menjadi bibit virus sebelum masuk tahap produksi di bank sel host.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bulog menyiagakan 93.782 ton beras untuk penanganan gempa NTT, termasuk kebutuhan korban, masa tanggap darurat, dan bantuan pangan tiga bulan.
Sekitar 30 anak Magelang memamerkan 46 karya lukisan dalam Ruang Khayal Anak #1 di Loka Budaya hingga 27 Agustus 2026.
Hari pertama Cherrypop 2026 di Candi Prambanan menyatukan beragam genre, menghadirkan musisi “mitos”, pop Jawa, hingga musisi Jepang.
Studi terhadap hampir 67.000 wanita pascamenopause menemukan Planetary Health Diet dikaitkan dengan risiko kardiovaskular 28% lebih rendah.
Vivo V70 Lite 4G dikabarkan hadir dengan baterai 8.100mAh, pengisian 44W, layar AMOLED 120Hz, dan kamera 50MP.
KPK mengungkap jejak Rp1,12 miliar dalam PMB jalur mandiri Unsoed dan dugaan akses approval calon mahasiswa oleh rektor.