Meriah! Festival Balon Udara di Solo Disambut Antusias
Festival balon udara di Solo diserbu ribuan warga. Sebanyak 18 balon diterbangkan, namun durasi dipersingkat akibat angin kencang.
GeNose C19 adalah alat pendeteksi virus corona yang dikembangkan para peneliti di Universitas Gajah Mada dan sudah mendapatkan Izin Edar dari Kementerian Kesehatan. - KEMENTERIAN BUMN
Harianjogja.com, JAKARTA--Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menyinggung soal alat pendeteksi Covid-19 berbasis embusan napas alias GeNose.
Ketua Satgas COVID-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Zubairi Djoerban menolak untuk mengomentari penggunaan GeNose di turnamen pramusim Piala Menpora 2021 sebelum adanya bukti ilmiah tentang efektivitas alat tes COVID-19 buatan UGM itu.
"Saya tidak bisa menjawab sampai bisa ditunjukkan ini, lho, bukti ilmiahnya," ujar Zubairi kepada Antara di Jakarta, Kamis (25/2/2021).
Lebih lanjut, Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu pun mengaku tidak memiliki data ilmiah mengenai GeNose.
BACA JUGA: Rp12 Miliar APBD Digelontorkan untuk Kemiskinan di Kulonprogo
Padahal, Zubairi menegaskan, apapun yang berkaitan dengan kesehatan manusia, termasuk alat untuk mengecek COVID-19 seperti GeNose, idealnya harus melewati kajian ilmiah sebelum digunakan secara luas di ruang publik.
"Terus terang saya tidak tahu sudah ada uji klinisnya atau belum. Bagaimana hasilnya, saya juga tidak mempunyai datanya," tutur dokter spesialis penyakit dalam tersebut.
GeNose merupakan alat pendeteksi cepat COVID-19 dengan memeriksa hembusan napas. Hanya dibutuhkan sekitar kurang dari dua menit sampai hasil pengecekan keluar.
GeNose sudah digunakan di stasiun-stasiun kereta api dan, mulai 1 April 2021, rencananya akan dipakai di bandar udara.
Di turnamen pramusim sepak bola Piala Menpora 2021, PSSI dan LIB berencana menggunakan GeNose sebagai salah satu pilihan alat tes COVID-19, selain tes usap (swab) antigen serta PCR, yang ditujukan ke pemain, pelatih dan ofisial sebelum pertandingan.
Hal itu dimuat dalam presentasi PSSI-LIB kepada Menpora, KONI serta Polri dan telah dipublikasikan kepada khalayak umum.
Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan menyebutkan uji usap antigen/PCR/GeNose dilakukan pukul 09.00 WIB pada hari pertandingan.
Sesuai dengan kesepakatan Polri, Kemenpora, PSSI dan LIB, Piala Menpora 2021 yang berlangsung pada 20 Maret-25 April 2021 akan digelar dengan penerapan ketat protokol kesehatan pencegahan COVID-19.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Festival balon udara di Solo diserbu ribuan warga. Sebanyak 18 balon diterbangkan, namun durasi dipersingkat akibat angin kencang.
Skuad Inggris untuk Piala Dunia 2026 resmi dirilis. Phil Foden dan Cole Palmer tak masuk, ini daftar lengkap 26 pemain pilihan Tuchel.
Pemadaman listrik massal di Sumatera picu keluhan warga. PLN akui gangguan sistem, namun pelanggan soroti minimnya respons.
DPRD DIY ungkap persoalan serius perfilman Jogja, dari perizinan hingga perlindungan pekerja. Raperda disiapkan untuk menata industri.
Kemenko PMK dan TWC perkuat 10 sekolah di Sesar Opak lewat program SPAB. Momentum 20 tahun Gempa Jogja dorong budaya sadar bencana.
Apple uji iPhone 19 Pro dengan layar melengkung 4 sisi dan Face ID di bawah layar. Desain futuristik diprediksi hadir pada 2027.