Tol Jogja-Solo di Ringroad Kronggahan Rampung Oktober 2026, Desember Fungsional
Tol Jogja-Solo Paket 2.2 di Kronggahan ditargetkan rampung Oktober 2026, termasuk Ramp On dan Ramp Off yang terhubung ke Jogja-Bawen.
Kepala Pelaksana BPKH, Anggito Abimanyu menyampaikan capaian-capaian BPKH pada 2020 via telekonferensi Zoom pada Rabu (13/1). (ist/Tangkapan Layar Zoom)
Harianjogja.com, JOGJA—Pandemi tak menyurutkan kinerja Badan Pengelola Keungan Haji (BPKH) dalam mencapai target-target kinerjanya. Sejumlah target kinerja BPKH RI sukses terealisasi di 2020 bahkan melebihi target.
Kepala Pelaksana BPKH, Anggito Abimanyu menjelaskan jika saldo dana haji pada 2020 alami kenaikan sebanyak 15,08% dari Rp124,32 triliun di 2019 menjadi Rp143,1triliun di 2020. "Pencapaian 2020 melebihi target dana kelolaan yang ditetapkan BPKH 2020 sebesar Rp139,5 triliun," jelasnya pada Briefing Kinerja dan Perkembangan Dana Haji, Rabu (13/1) via telekonferemsi Zoom meeting.
Saldo dana haji dijelaskan Anggito digunakan untuk untuk investasi dan ditempatkan di perbankan syariah. "Sebanyak 69,57 persen saldo dana haji digunakan untuk investasi dan 30,43 persen ditempatkan di perbankan syariah," ujarnya.
Nilai manfaat yang dibagikam kepada calon jemaah haji tunggu disebutkan Anggito mencapai Rp7,46 triliun. "Dalam waktu dekat BPKH akan meluncurkan Integrasi Sistem Keuangan Haji bersama Kementrian Agama dalam program Transformasi Digital," jelasnya.
Secara terperinci, beberapa cakupan target BPKH RI disampaikan anggota BPKH RI, Acep Riana Jayaprawira. Acep menyebut dari 69,57% saldo dana haji yang digunakan investasi dari target Rp107,8 triliun, terealisasi Rp99,53 triliun atau setara 92,78%.
Sedangkan penempatan saldo haji yang ditargetkan Rp32,29 triliun, melampui capaian yakni sebesar Rp43,53 atau setara 34,81%.
Dari segi kekayaan, Acep menerangkan jika kekayaan BPKH meningkat sebesar 15%. Pada 2020 kekayaan BPKH mencakup dana penyelenggaraan ibadah haji sebesar Rp139,41 triliun ditambah dana abadi umat sebesar Rp3,65 triliun. "Tahun 2020, kekayaan BPKH RI tumbuh 15 persen dibandung tahun sebelumnya. Penambahan kekayaan berasal dari setoran jemaah baru dan nilai manfaat," terangnya.
Perolehan nilai manfaat dituturkan Acep juga naik di 2020 mencapai Rp7,46 triliun atau naik sebesar 2,33% dari 2019 yang sebesar 7,28%. Capaian ini juga melampui target perolehan nilai manfaat 2020 yang dipatok di angka 7,15% atau mencapai 104,34%. Acep berharap capaian kinerja BPKH RI di 2021 dapat lebih baik lagi dari capaian yang telah diraih. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tol Jogja-Solo Paket 2.2 di Kronggahan ditargetkan rampung Oktober 2026, termasuk Ramp On dan Ramp Off yang terhubung ke Jogja-Bawen.
Kemenhut mengembangkan kasus pembalakan liar di TN Berbak dan Sembilang setelah dua orang ditetapkan sebagai tersangka.
Lima kalurahan di Sleman memilih mekanisme voting untuk Pilur PAW. Sebanyak 15 calon mengikuti pemilihan di lima kalurahan.
Suvenir pernikahan Rangga dan Nunu berupa anak ayam hidup dalam kotak mika menuai kritik warganet karena dinilai tak layak.
Industri pelumas mengubah strategi menghadapi pertumbuhan EV dengan memperkuat pasar industri dan mengembangkan produk bernilai tambah.
Aliran PDAM di Padukuhan Padem, Panggang, Gunungkidul macet lebih dari lima tahun. Warga terpaksa membeli air saat musim kemarau.