KPK Duga Kantah di Jatim Setor Uang ke Oknum Kanwil BPN
KPK menduga sejumlah Kantah di Jatim menyetor uang ke oknum Kanwil BPN Jatim setelah penyidik menemukan uang ratusan juta rupiah.
Petugas Dinas Kesehatan Kota Jogja meneliti sampel darah para pedagang dalam tes cepat atau Rapid Diagnostic Test (RDT) Covid-19 di Pasar Beringharjo, Jogja, Rabu (03/06/2020). /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JAKARTA- Laboratorium yang ada di seluruh Indonesia sebenarnya mampu melakukan 80 ribu tes spesimen untuk mendeteksi COVID-19. Hal itu diungkapkan Penasehat Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi untuk peningkatan testing dan tracing, Monica Nirmala.
"Sebetulnya kapasitas dari laboratorium kita itu cukup kok, bahkan terakhir laporan dari Balitbangkes itu hampir 80.000, sebetulnya kapasitas tes dari laboratorium-laboratorium yang ada, artinya kapasitas ini belum digunakan secara optimal," kata Monica dalam diskusi virtual Optimisme Masyarakat Terhadap 3T (Tracing, Testing, Treatment) di Jakarta, Kamis (12/11/2020).
Monica menuturkan kapasitas laboratorium itu belum digunakan secara optimal, antara lain dikarenakan ada orang-orang yang sebetulnya bergejala dan pernah berkontak erat dengan kasus positif COVID-19, tapi tidak diperiksa atau mungkin takut diperiksa dan menghindari tenaga kesehatan.
Baca juga: Sleman Gelar Pilkada 9 Desember, Bagaimana Coblosan untuk Pengungsi Merapi?
Menurut Monica, jika ingin meningkatkan jumlah "testing", perlu menyadarkan masyarakat jika menunjukkan gejala atau pernah berkontak erat dengan pasien COVID-19, perlu segera memeriksakan diri atau mencari pertolongan pertama ke tenaga kesehatan atau ke Puskesmas terdekat.
"Jangan malah \'ngumpet\' di rumah dan pikiran nanti juga sembuh sendiri, tapi kita harus berpikir bagaimana kita berkontribusi dan berpartisipasi dalam upaya pemutusan rantai penularan COVID-19 ini dengan dites," tuturnya.
Dia mengatakan masyarakat tidak perlu takut untuk memeriksakan diri dalam mendeteksi COVID-19 atau jika ditanya oleh tenaga kesehatan terkait pelacakan kontak erat dengan pasien COVID-19. Masyarakat juga tidak perlu punya stigma terhadap mereka yang diperiksa atau yang terjangkit COVID-19.
Baca juga: SMA N 1 Temon Dicanangkan Jadi Sekolah Ramah Anak
"Jangan takut kalau tenaga kesehatan tanya-tanya berkontak dengan siapa dan juga untuk isolasi, kalau menjalankan isolasi jika memang positif atau menjalankan karantina setelah berkontak erat misalnya," ujarnya.
Monica mengatakan setiap orang perlu mengambil peranan dalam mencegah dan memutus rantai penularan COVID-19, tidak hanya dilakukan dengan menerapkan 3M (memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan, serta mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir), tapi juga dengan berpartisipasi dan kooperatif dalam upaya 3T (tracing, testing, treatment).
Kemampuan testing di Indonesia saat ini masih belum mencapai target Badan Kesehatan Dunia (WHO), yakni satu orang dites dari 1.000 penduduk per pekan.
Menurut Monica, jika dihitung dari jumlah populasi di Indonesia sekitar 273 juta jiwa, kira-kira perlu ada 39.000 orang yang dites per hari.
"Nah, memang di Indonesia ini cukup fluktuatif angkanya dan kita memang masih di bawah dari standar itu, kira-kira masih di 24 ribu atau 34 ribu per hari," ujar Monica.
Namun, jumlah pemeriksaan itu masih bisa ditingkatkan lagi dengan memaksimalkan seluruh kapasitas laboratorium yang ada di seluruh Indonesia dan partisipasi aktif masyarakat untuk berani melakukan tes jika ada gejala dan kontak erat dengan pasien COVID-19.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KPK menduga sejumlah Kantah di Jatim menyetor uang ke oknum Kanwil BPN Jatim setelah penyidik menemukan uang ratusan juta rupiah.
ASDP menjelaskan antrean panjang di Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk dipicu aksi pengemudi truk. Antrean di sisi Jawa mencapai 8 km.
Hasil Pilur PAW Sleman 2026 di lima kalurahan. Andi Suwarno hingga Totok Jaka Suwarta meraih suara terbanyak.
Dua penembakan di Afrika Selatan menewaskan 27 orang, masing-masing di dekat Johannesburg dan kawasan pinggiran Cape Town.
Aldila Sutjiadi/Erin Routliffe menjuarai WTA 500 Singapore Open 2026 setelah mengalahkan pasangan China Tang Qianhui/Xu Yifan.
Leo Rolly Carnando tumbuh di pinggiran Klaten. Dari raket kecil dan latihan bersama ayah, dia kini tampil di panggung bulu tangkis dunia.