Libur Lebaran, Wisata Klaten Diserbu Ratusan Ribu Pengunjun
Libur Lebaran 2026, wisata Klaten dikunjungi 555 ribu orang, Prambanan hingga umbul jadi favorit wisatawan.
Penampakan Gunung Merapi dari Argomulyo, Cangkringan, Sleman, Jumat (6/11/2020). /Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, KLATEN -- Pemkab Klaten segera menetapkan status tanggap darurat bencana Gunung Merapi menyusul ada peningkatan status Merapi dari level waspada ke siaga.
Berdasarkan informasi yang JIBI/Solopos himpun, Minggu (8/11/2020), surat keputusan terkait penetapan status tanggap darurat bencana Merapi itu masih dalam proses.
BACA JUGA : Erupsi Merapi: Monyet Mulai Turun, Barang Berharga
Kepala Pelaksana BPBD Klaten, Sip Anwar, mengatakan setelah keluar keputusan penetapan tanggap darurat, penanganan siaga Merapi bisa memanfaatkan belanja tidak terduga (BTT).
Soal anggaran BTT dari Pemkab Klaten untuk tanggap darurat Merapi, Sip Anwar memastikan masih mencukupi meski sebagian sudah terpakai untuk penanganan Covid-19.
”Ketika nanti dari Pak Pjs Bupati sudah menyatakan masuk ke tanggap darurat, bisa menggunakan dana BTT. Kan masih cukup. [Angka] pastinya saya belum menghitung karena sebagian memang sudah terpakai untuk Covid-19,” kata Sip Anwar, Sabtu (7/11/2020) malam.
BACA JUGA : Mulai Khawatir, Puluhan Warga Lereng Merapi di Sleman
Sip Anwar menyebut Rp180 miliar yang menurut perkiraannya masih ada pada pos BTT, bahkan lebih. Yang jelas, ia menegaskan angkanya masih mencukupi.
Kebutuhan Logistik Pengungsi
Sip Anwar menjelaskan dana BTT Pemkab Klaten itu bisa untuk mencukupi kebutuhan logistik pengungsi dari lereng Merapi. Selain itu, sebagian anggaran BTT bisa untuk membuat sekat atau pembatas antarpengungsi dalam barak pengungsian, tempat pengungsian sementara, maupun tempat pengungsian akhir.
BACA JUGA : Erupsi Merapi: Monyet Mulai Turun, Barang Berharga
Hal itu sebagai bagian protokol kesehatan mencegah persebaran Covid-19. “Mudah-mudahan pimpinan menyetujui karena sesuai instruksi harus mengacu protokol kesehatan. Pencegahan Covid-19 harus kami jaga juga, jangan sampai terjadi permasalahan [muncul klaster],” kata Sip Anwar.
Berdasarkan data Pemkab Klaten, ada sekitar sembilan dukuh yang tersebar di tiga desa Kecamatan Kemalang yang masuk daerah rawan bahaya erupsi Gunung Merapi.
Tiga desa itu yakni Desa Balerante, Desa Sidorejo, serta Desa Tegalmulyo. Dari ketiga desa itu, sudah ada evakuasi sebagian warga yang masuk kategori kelompok rentan dari dua desa yakni Balerante dan Tegalmulyo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Libur Lebaran 2026, wisata Klaten dikunjungi 555 ribu orang, Prambanan hingga umbul jadi favorit wisatawan.
Wali Kota Jogja menemukan kandang ayam, sampah, dan pendangkalan saat susur Sungai Code, Pemkot rencanakan normalisasi.
Perbaikan Jalan R Agil Kusumadya Kudus tuntas, akses Demak–Kudus kini mulus dengan anggaran gabungan pusat dan daerah Rp40 miliar.
Maarten Paes tampil solid bawa Ajax Amsterdam ke final playoff Europa Conference League. Simak performa kiper Timnas Indonesia vs Groningen di sini.
Lelang jabatan Pemkab Gunungkidul selesai, tujuh kandidat bersaing jadi kepala OPD dan menunggu keputusan bupati.
Aldila Sutjiadi sukses melaju ke final Morocco Open 2026. Simak perjuangan Aldila/Zvonareva menuju gelar juara WTA 250 malam ini pukul 21.20 WIB.