Demi Peran di Film Kuasa Gelap, Venly Arauna Rela Jadi Ubi
Venly Arauna rela kehilangan peran di proyek sebelumnya demi memerankan Daniel dalam film Kuasa Gelap: Perjanjian Darah.
Wakil Presiden, Ma\'ruf Amin. /Dokumentasi KIP-Setwapres
Harianjogja.com, JAKARTA - Wakil Presiden Maruf Amin menanggapi santai soal prnilaian publik terkait perannya yang terlupakan karena dianggap hanya sebagai bayangan.
Hal itu disampaikan oleh Maruf saat berbincang dengan Najwa Shihab di acara Catatan Najwa bertajuk \'Ekslusif: Maruf Amin soal Wapres yang Terlupakan\'.
“Lupa itu manusiawi saya kira, orang lagi kadang tegang itu lagi menghadapi situasi kan boleh lupa. Wong saya sama istri saja suka lupa,” ujar Maruf seperti dikutip Suara.com, Kamis (22/10/2020).
Ia juga mengaku santai ketika Jokowi lupa menyapanya sebanyak dua kali dalam sambutan acara.
Menurutnya, hal itu bukan karena Jokowi tak menghormatinya melainkan karena lupa.
"Soal lupa tak berarti [tak hormati]. Beliau sangat hormati saya, terkadang kalau jalan beliau mendahulukan saya. Saya dipersilakan lebih dulu makanya ada foto saya di depan," ungkapnya.
Tokoh ulama NU itu memaklumi persepsi publik yang menilai dirinya terlupakan.
Sebab konstitusi telah mengatur wapres membantu tugas presiden, oleh karenanya wajar jika ia jarang tampil seperti Jokowi.
Namun, publik justru menilai seorang pejabat publik bekerja jika sering tampil di publik memberikan pernyataan.
"Orang lihatnya banyaknya statement. Saya nggak banyak statement, sebab saya berprinsip ada yang perlu di-statement-kan dan ada hal yang dikerjakan tak perlu di- statement-kan," tutur Maruf.
Libatkan Diskusi
Jokowi, kata Maruf selalu melibatkan Maruf untuk berdiskusi dalam berbagai hal. Tak jarang, Maruf juga memberikan masukan atas persoalan tersebut meski pada akhirnya kebijakan yang dibuat diatasnamakan presiden.
"Nanti yang keluar kebijakan dari presiden, tidak ada dua matahari," tuturnya.
Sebagai seorang wakil negara, lanjut Maruf, tugasnya untuk membantu presiden dalam semua kegiatan yang menjadi prioritas.
Ia mendapatkan tugas khusus dari Jokowi untuk menangani beberapa bidang khusus seperti kemiskinan, UMK, stunting, ekonomi syariah, reformasi birokrasi, polemik Papua hingga radikalisme.
"Memang ada penugasan khusus yang diberikan presiden," tukasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Venly Arauna rela kehilangan peran di proyek sebelumnya demi memerankan Daniel dalam film Kuasa Gelap: Perjanjian Darah.
Cara cek BPJS Kesehatan nunggak atau tidak bisa dilakukan lewat Mobile JKN, PANDAWA, dan Care Center 165. Simak langkah lengkapnya.
SUV boxy makin populer di pasar global. Desainer Chery menilai desain mengotak bukan sekadar tren dan punya alasan fungsional.
Amri/Nita meraih medali perak Asian Games 2026 setelah kalah 19-21, 8-21 dari Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin di final.
Tiongkok menjadi negara dengan gelar juara umum Asian Games terbanyak. Simak daftar gelar Tiongkok, Jepang, dan posisi terbaik Indonesia.
Peneliti UPN Veteran Yogyakarta mengembangkan model branding kopi berbasis kearifan lokal untuk memperkuat daya saing kopi Indonesia di pasar global.