Industri Alas Kaki RI Tumbuh 11,3 Persen, Ini Penopangnya
Industri alas kaki tumbuh 11,3% pada kuartal II/2026. Aprisindo menilai ekspor, investasi, dan pasar domestik menopang kinerja.
Hari AIDS Sedunia/timeandate
Harianjogja.com, JAKARTA - Pandemi Covid-19 membuat orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) kesulitan mendapatkan akses obat antiretroviral (ARV).
Menurut survei kilat kebutuhan ODHA dalam treatment ARV pada 23-30 April 2020, 8,3 persen dari 660 responden melaporkan jumlah ARV yang diterima berkurang, sedangkan sekitar 50 persen melaporkan perubahan dalam layanan HIV.
Salah satu peneliti, Anindita Gabriella Sudewi mengatakan ada ODHA yang harus pulang ke kota asal karena kehabisan ARV di kota tempat tinggal dan kesulitan pindah klinik atau puskesmas untuk mengakses obat tersebut.
Baca juga: Mengenal Bioteknologi, Cabang Ilmu Pengetahuan Pembuatan Vaksin Covid-19
Ya, menurut survei dengan responden berusia 30-40 tahun, rata-rata atau 47,7 persen ODHA mendapatkan ARV dari rumah sakit pemerintah, 35,7 persen dari puskesmas, 10,6 persen dari RS swasta, 2,4 persen dari klinik swasta, 2 persen dari balai paru, dan 1,4 persen dari klinik atau melalui lembaga swadaya (LSM). Dari semua itu, 93 persen responden mendapatkan ARV secara gratis.
Namun dari hasil survei ini, didapati bahwa ada ODHA pemegang JKN harus membayar untuk mengakses ARV. Selain itu, perubahan operasional klinik/puskesmas menyebabkan ODHA harus mengantri lebih lama dengan waktu konsultasi yang semakin pendek. Padahal ODHA termasuk kelompok rentan tertular virus corona.
Dikatakan Gabi, memang saat ini pemerintah fokus untuk menanggulangi pandemi Covid-19. Namun perlu juga diperhatikan penderita penyakit berisiko tinggi seperti ODHA, untuk mengakses obat serta layanan kesehatan.
"Sistem kesehatan Indonesia perlu mengantisipasi ketimpangan atau ketidaksetaraan kesehatan pada kelompok rentan," tuturnya.
Baca juga: Corona di Bantul Kekinian 383 Kasus, Ini Data Terbaru Tiap Kecamatan
Kendati demikian kata Gabi masih ada ruang untuk perubahan dalam memberikan akses ARV bagi ODHA. Misalnya pemberian lebih banyak persediaan ARV dan penggunaan layanan kurir untuk mengantarkannya.
"Perubahan semacam ini membawa harapan untuk adanya layanan HIV beyond clinics, termasuk model layanan kesehatan berbasis komunitas, yang melibatkan sumber daya di luar struktur layanan berbasis pemerintah," tukas Gabi.
Senada, Epidemiologi dari Universitas Indonesia dr. Pandu Riono setuju perlu adanya inovasi dalam mengatasi layanan kesehatan bagi kelompok-kelompok rentan di tengah pandemi Covid-19.
"Nggak bisa cara-cara sebelum pandemi. Kita harus punya inovasi baru mengatasi layanan di tengah pandemi," tuturnya.
Ditambahkan Pandu, selama pandemi ini kemungkinan adanya peningkatan ODHA karena pencegahan dan pengobatan terganggu. "Karena ada PSBB dimana-mana sehingga putus rantai logistik untuk obat. Karena kalau ada interupsi, bisa meningkatkan resistensi. Ini menjadi pelik," sebutnya.
Adapun kata Pandu, hingga Mei 2020, estimasi ODHA di Indonesia sebanyak 640.443 orang. Sejumlah 394.769 positif HIV, 202.919 diantaranya mulai mengonsumsi ARV, sementara 134.032 orang masih dalam terapi ARV.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Industri alas kaki tumbuh 11,3% pada kuartal II/2026. Aprisindo menilai ekspor, investasi, dan pasar domestik menopang kinerja.
Delapan warga Sleman dari dua KK siap mengikuti transmigrasi 2026 ke Poso dan Polewali Mandar. Mereka tinggal menunggu jadwal pemberangkatan.
Jadwal SIM Kulonprogo hari ini, Selasa 29 September 2026, tersedia di MPP. Cek lokasi, jam layanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
John Herdman menyebut kartu merah Thom Haye saat Indonesia vs Malaysia menjadi pelajaran penting bagi skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026.
Jadwal SIM Keliling Bantul September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Basarnas mengerahkan seluruh unsur SAR di Kalteng mencari 64 korban KM Virgo Transport 8. Sebanyak 179 orang telah ditemukan.